ANALISIS PENENTUAN KURS VALUTA ASING DI INDONESIA, 1983.I - 1997.11: Pendekatan Koreksi Kesalahan dan Stok Penyangga Masa Depan
Josephine Wuri (Adv : Dr. Insukindro, M.A), Dr. Insukindro, M.A
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah uang beredar, pendapatan riil, serta suku bunga Indonesia dan Amerika Serikatt erhadap kurs. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menentukan model yang cocok bagi perilaku kurs valuta asing di Indonesia.
Data yang digunakan dalam kajian empiris ini merupakan data runtun waktu kuartalan dan tahun 1983.1 sampai 1997.11 atau 58 pengamatan yang diperoleh dan berbagai penerbitan. Alat analisis yang digunakan adalah model koreksi kesalahan dan model stok penyangga masa depan.
Hasil estimasi model koreksi kesalahan member informasi bahwa jumlah uang beredar Indonesia, pendapatan riil Indonesia serta pendapatan riil Amerika Serikat menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kurs valuta asing, sedangkan jumlah uang beredar Amerika Serikat dan suku bunga tidak signifikan. Nilai t statistic koefisien Error Correction Term adalah signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa model tersebut sudah layak. Spesifikasi model stok penyangga masa depan member informasi bahwa pelaku ekonomi menunjukkan perilaku ekspektasi masa depan. Hal ini ditunjukkan dengan tanda dan signifikansi sesuai dengan yang diharapkan. Seleksi model antara model koreksi kesalahan dan model stok penyangga masa depan dengan uji J menunjukkan bahwa model stok penyangga masa depan mampu mengungguli model koreksi kesalahan dalam menjelaskan perilaku kurs valuta asing di Indonesia.
This research is intended to analyze the effect of money supply, real income and interest rate in Indonesia and in the United States on the determination of the exchange rate. In addition, this study also wishes to determine appropriate model of exchange rate in Indonesia.
The data employed in the study are secondary time series data on the basis of quarterly data for the period of 1983.1 -1997.11 or constitutes observation consisting of 58 series of data picked from several publications. Method of analysis used in the study are error correction and forward looking buffer stock approach.
The results of ECM estimation give information that the domestic money supply, domestic real income, and the United States real income show significant influence on the determination of the exchange rate, while the United States money supply and interest rate were not significant. The statistic-t value of Error Correction Term was significant, indicating the model was valid. Specifications in forward looking buffer stock model give information that economic agent show fully forward looking expectation behavior. This is shown with sign and statistical significance as hypothesized. The selection between error correction model and forward looking buffer stock model, using the J test, shows that forward looking buffer stock model may surpass the error correction model for the determination of the exchange rate in Indonesia.
Kata Kunci : Kurs valuta asing, model koreksi kesalahan, model stok penyangga masa depan, Exchange Rate, Error Correction Model, Forward Looking BufferStock Model