Kemungkinan Penerapan Balanced Scorecard pada Perencanaan Strategik Studi kasus pada PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Boko
JESSINGER SUKMA MEGA, Eko Suwardi, Dr., M.Sc.
Pesatnya perkembangan dunia informasi, teknologi, dan industri telah mendorong setiap organisasi perusahaan untuk memasuki lingkungan baru dalam persaingan yang lebih kompleks. Untuk dapat bersaing, diperlukan sebuah sistem manajemen strategik yang dapat meningkatkan produktivitas dan kompetensi para personel perusahaan. Salah satu tahap dalam manajemen strategik yaitu perencanaan strategik.
Penggunaan balanced scorecard dalam perencanaan strategik dimaksudkan untuk menerjemahkan misi, visi, tujuan, keyakinan dasar, nilai dasar, dan strategi tersebut kedalam rencana tindakan. Balanced Scorecard memperluas cakupan perspektif dalam perencanaan strategik, yaitu dari yang sebelumnya hanya terbatas pada perspektif keuangan (financial), kini diperluas menjadi empat perspektif yaitu pelanggan (customer), proses bisnis internal (internal business processes), serta pembelajaran dan pertumbuhan (learning and growth).
Mengingat pentingnya perencanaan strategik bagi perusahaan, maka diharapkan perusahaan memiliki kerangka pemikiran yang kuat sebagai acuan dalam pembuatan perencanaan strategik tersebut. Penggunaan balanced scorecard merupakan langkah tepat agar segala sesuatu yang berkaitan dengan perencanaan perusahaan dapat lebih terarah dan berfokus pada kompetensi yang seharusnya.
The fast growing world of information, technology and industry, every organization has encouraged companies to enter the new environment in which competition is more complex. To be competitive, it needs a strategic management system that can enhance productivity and competency of the personnel of the company. One step in the strategic management of strategic planning.
Use of balanced scorecard in strategic planning is intended to translate the mission, vision, goals, core beliefs, core values, and strategies into action plans. Balanced Scorecard extend coverage in a strategic planning perspective, that of the previously confined to the financial perspectives, now expanded into four perspectives: customer, internal business process, and learning and growth.
Given the importance of strategic planning for the company, it is expected that the company has a strong frame of mind as a reference in making these strategic planning. Use of balanced scorecard is an appropriate step to get everything related to corporate planning can be more directed and focused on who should be competence.
Kata Kunci : balanced scorecard, strategic planning, perencanaan strategik