Strategi Bisnis PT Pembangkitan Jawa-Bali Dalam Menghadapi Crash Program 10,00 MW
JAYADI (Adv.: Amin Wibowo, M.B.A., Ph.D.), Amin Wibowo, M.B.A., Ph.D.
Program Percepatan Diversifikasi Energi (PPDE) atau dikenal dengan Crash Program 10.000 MW merupakan salah satu program pemerintah untuk mengatasi kekurangan pasokan energy listrik dalam negeri. Program ini akan melibatkan perusahaan-perusahaan pembangkit listrik baik milik pemerintah maupun milik swasta. PT Pembangkitan Jawa-Bali sebagai salah satu perusahaan pembangkit listrik milik pemerintah berusaha untuk mengambil peran yang signifikan dalam proyek tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah strategi bisnis PT Pembangkitan Jawa-Bali masih relevan dengan kondisi sekarang dan yang akan datang, serta merumuskan jenis value discipline yang cocok untuk diterapkan untuk menghadapi Crash Program 10.000 MW.
Dari pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa PT Pembangkitan Jawa Bali telah berada pada jalur yang sesuai dengan roadmap perusahaan untuk menjadi perusahaan pembangkit listrik kelas dunia.
PT Pembangkitan Jawa Bali cocok menerapkan strategi operational excellence dalam menjalankan proses bisnisnya untuk menghadapi crash program 10.000 MW. Operational excellence diharapkan menjadi nilai acuan PT Pembangkitan Jawa Bali dalam merumuskan strategi untuk menghasilkan tenaga listrik dengan harga yang lebih kompetitif sebagaimana yang diharapkan oleh konsumen.
Energy Diversification Acceleration Program (PPDE) or known by 10,000 MW Crash Program is one government program to address the shortage of electrical energy supply in the country. This program will involve power generation companies both government and independent power producer. PT Pembangkitan Jawa-Bali as one of the government-owned power companies are trying to take a significant role in the program.
This study aims to determine whether the business strategy of PT Pembangkitan Jawa-Bali is still relevant to current conditions and future, and formulate a suitable type of value discipline to be applied to deal with 10,000 MW Crash Program.
From the discussion that has been done, it can be concluded that the PT Pembangkitan Jawa-Bali have been on track with the company roadmap to become a world-class power generation companies.
PT Pembangkitan Jawa-Bali suitable implement operational excellence strategy in running its business processes to cope with the 10,000 MW crash program. Operational excellence is expected to be a reference value of PT Pembangkitan Jawa-Bali in formulating strategies to generate electric power at more competitive prices as expected by the consument.
Kata Kunci : Crash Program, Value Discipline, Operational Excellent