Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengembangan/Peningkatan Skala Usaha UKM Kerajinan Kulit Di Daerah Manding Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta
JAUHARI SEPTIONO (Pembimbing: Wahyu Hidayat, Dr., M.Ec.), Wahyu Hidayat, Dr., M.Ec.
Jika dilihat dari usia UKM yang ada, sebagian sudah beroperasi selama bertahun-tahun dapat meningkatkan skala usahanya ke tingkat yang lebih besar. Dengan ide dasar bahwa skala usaha atau ukuran usaha (firm size) yang kecil memiliki produktifitas yang kecil dan Skala usaha atau ukuran usaha (firm size) yang besar memiliki produktifitas yang besar dan memiliki daya tampung yang lebih besar dalam perekrutan tenaga kerja dan pengurangan jumlah pengangguran.
Penelitian ini dilakukan pada 28 unit industri kerajinan kulit yang terdapat di dusun Manding, kelurahan Sabdodadi, kecamatan Bantul, kabupaten Bantul pada tahun 2010.Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi upaya-upaya peningkatan skala usaha UKM kerajinan kulit di daerah Manding kabupaten Bantul.
Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode regresi. Hasil regresi kemudian diuji secara ekonometrika yang meliputi uji pelanggaran terhadap asumsi-asumsi klasik. Tahap selanjutnya hasil regresi dilihat R2, serta hasil F-test dan t-test (statistically significant). Hasil analisis pada regresi yang dilakukan menunjukkan bahwa variabel modal usaha dan tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil produksi dan peningkatan skala usaha.
When we viewed from existing SMEs, some SMEs have been operating for many years to scale up their businesses to a greater extent. The basic idea that the scale of SME is small and has less productivity than a large firm.
This research was conducted of 28 units of leather industry. It is contained in Manding, Sabdodadi village, Bantul, 2010. The purpose in this study is to knowing the factors to raise the scale of SMEs in the leather craft of Manding, Bantul district.
Data analysis was performed using regression method. The results are tested in econometric regression that includes a testing of a violation of classical assumptions. The next stage regression results are viewed as R2, and the results of the F-test and t-test (statistically significant). Results of regression analysis that is conducted, indicates that the variable of capital and labor has a positive and significant impact on production output and increased the scale of business.
Kata Kunci : small industry, firm size, Industri kecil, skala usaha