Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Ketidaksetujuan Akuntan Terhadap Pengungkapan Informasi Perubahan Harga
Jatmiko Wahyu Prabowo Tri (Pembimbing: Dr. Suwardjono, MSc.), Dr. Suwardjono, MSc
INTISARI
Secara teoretis dan normatif, tidak ada yang membantah arti penting pengungkapan informasi akuntansi perubahan harga. Namun demikian, penelitian empiris menghasilkan kesimpulan yang berbeda dengan pendapat tersebut. Penelitianpenelitian menunjukkan masyarakat bisnis tidak menerima secara luas praktek dan ide pengungkapan informasi perubahan harga. Penelitian ini menguji kesetujuan akuntan terhadap pengungkapan informasi perubahan harga dan faktor-faktor yang mempengaruhinya yaitu latar belakang profesi, pengalaman, dan kecenderungan perilaku pengambilan risiko. Pemikiran yang melandasi hipotesis pengaruh latar belakang profesi dan pengalaman terhadap ketidaksetujuan adalah teori psikologi yang menyatakan bahwa perilaku (behavior) manusia dipengaruhi oleh variabel individual. Latar belakang profesi merupakan salah satu bagian dari variabel individual, selain variable kemampuan dan skill. Ide yang melatarbelakangi hipotesis kecenderungan perilaku pengambilan keputusan adalah informasi perubahan harga mempunyai tingkat reliability dan verifiability yang lebih rendah daripada informasi kos historis sehingga akuntan akan menghadapi risiko yang lebih besar. Pendapat akuntan terhadap pengungkapan informasi perubahan harga akan dipengaruhi oleh kecenderungan perilaku pengambilan risiko yang dimiliki masing-masing akuntan. Pengumpulan data dilakukan dengan metoda survey. lnstrumen penelitian menggunakan kuesioner yang didesain agar dapat mengukur perbedaan kesetujuan akuntan terhadap pengungkapan informasi perubahan harga, dan perbedaan kecenderungan perilaku pengambilan risiko. Pengukuran kecenderungan perilaku pengambila risiko tersusun dari lima dimensi, yaitu (1) keberanian menanggung risiko akibat dari keputusan yang sudah dibuat, (2) orientasi pada kesuksesan, (3) kesukaan untuk menguji tingkat kemampuan, (4) kemampuan untuk mentolerir situasi yang menimbulkan kecemasan, (5) kesukaan untuk mencari berbagai bentuk pengalaman baru. Keseluruhan sampel mencapai 65. Alat analisis yang digunakan adalah ANOVA baik one way maupun post hoc testing, Kruskal-Wallis, Pearson (Product Moment) Correlation. Secara umum, kesimpulan penelitian ini adalah ketidaksetujuan akuntan terhadap pengungkapan informasi perubahan dipengaruhi oleh latar belakang profesi dan kecenderungan perilaku pengambilan risiko. Walaupun hares diakui bahwa kecenderungan perilaku pengambilan risiko mempunyai pengaruh yang lebih kecil daripada latar belakang profesi.
ABSTRACT
Theoretically, there is no dispute on the usefulness of price-change information disclosure. However, most empirical researches . ind conclusions differing from the opinion. Those researches exhibit that business society does not widely accept ideas and practices on the price-change information disclosure. This research examines that accountant's agreement on the price-change information disclosure and its factors, i.e. professional background, experience, and preference on risk-taking behavior, might influence it. Hypothesis stating that accountant's agreement on price-change information disclosure is influenced by professional background and experience is established from psychological theory. The theory asserts that behavior is shaped by individual variables. Professional background and skill or abilities is instituted in the individual variables. Meanwhile, hypothesis stating that accountant's agreement on price-change information disclosure is influenced by preference of risk-taking behavior is based on the idea of reliability and verifiability information. The idea states that the level of reliability and verifiability of price-change information is less than the level of reliability and verifiability of historical cost information; therefore accountant will face greater risk. Accountant's agreement on the price-change it formation disclosure will be influenced by accountant's preference of risk-taking behavior. This research has been per formed using survey method, applying
questionnaire designed to measure the differences of accountant's preference on risktaking behavior. The measurement ofpreference on risk-taking behavior was built from five dimensions, i.e. (I) courage to take risk as a consequence of the' decision made, (2) success orientation, (3) fondness to examine the level of ability, (4) ability to tolerate worrying situation, (5) tendency to look for various new experiences. The total sample is 65 accountants. The analysis tools used in this research were ANOVA (one way and post hoc testing), Kruskal-Wallis lest, and Pearson (Product Moment) Correlation. This research finds out accountant's agreement on the price-change information disclosure will influenced by professional background and accountant's preference on the risk-taking behavior. However, preference on the risk-taking behavior variable is of less effect than professional background.
Kata Kunci : Pengungkapan Informasi Akuntansi Perubahan