Pengaruh Komitmen Profesional Auditor Terhadap Intensi Melakukan Whistleblowng: Locus of Control Sebagai Variabel Pemoderasi (Studi Empiris Pada Kantor Akuntan Publik Di Jakarta)
JALIL, FITRI YANI (Adv.: Mahfud Sholihin, Dr., M.Acc.), Mahfud Sholihin, Dr., M.Acc.
Penelitian ini menguji pengaruh komitmen profesional auditor terhadap intensi melakukan whistleblowing. Penelitian ini dimodifikasi dengan menggunakan sampel auditor yang sesungguhnya, dimana penelitian sebelumnya menggunakan mahasiswa auditing. Peneliti juga memasukkan locus of control sebagai variabel pemoderasi dalam hubungan komitmen profesional dan intensi melakukan whistleblowing. Penelitian ini memfokuskan untuk menguji kembali dan meng-extent pengaruh komitmen profesional auditor terhadap intensi melakukan whistleblowing dengan locus of control sebagai variabel pemoderasi. Data yang digunakan adalah 105 orang auditor eksternal yang bekerja di Kantor Akuntan Publik (KAP) di Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen profesional tidak berpengaruh terhadap intensi melakukan whistleblowing, dan locus of control tidak memoderasi hubungan komitmen profesional berpengaruh dan intensi melakukan whistleblowing. Ini berarti bahwa komitmen profesional dan locus of control tidak dapat meningkatkan intensi auditor untuk melakukan whistleblowing, dan kemungkinan ada faktor lain yang menjadi penghalang sesesorang untuk melakukan whistleblowing.
This study examines the impact of auditorÂ’s profesional commitment to the whistleblowing intention. This study also submits the locus of control as mederating effect in the relationship. This study modified by using sample of real auditor where former research uses auditing student. The used data is 105 of junior and senior external auditors from public accounting firm in Jakarta. The result indicates that there is no significance impact neither from professional commitment nor the mederating effect of locus of control to the whistleblowing intention. It means that professional commitment and locus of control canÂ’t raise the whistleblowing intention of real auditor and suppose other factors become a barrier to whistleblow.
Kata Kunci : komitmen profesional, auditor eksternal, kantor akuntan publik, auditor junior dan senior, whistleblowing, locus of control, professional commitment, external auditor, public accounting firm, junior and senior auditors.