RANCANGAN SISTEM KESEJAHTRAAN SOSIAL SOCIAL SECURITY SYSTEM) DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF AKUNTANSI (STUDI EMPIRIS PROPINSI DAERAH ISTIMWEA JOGJAKARTA)
IYHIG, WULAN (Pembimbing : DR. INDRA BASTIAN, MBA.), DR. INDRA BASTIAN, MBA.
Memberikan perhatian terhadap pendefinisian kemiskinan merupakan pertimbangan yang kontroversial. Alasan atas pertimbangan ini pada mulanya karena berkaitan dengan hal yang penting. Akuntansi sebagai ilmu kemasyarakatan, dituntut untuk bersikap menciptakan mekanisme kesejahteraan masyarakat. Salah satu mekanisme yang utama adalah sistem kesejabteraan masyarakat. Salah satu mekanisme yang utama adalah sistem kesejahteraan sosial atau yang dikenal social security system. Sistem ini menciptakan mekanisme subsidi silang antara anggota masyarakat dalam bidang pendidikan, kesehatan dan lainnya. Akuntansi akan berperan penuh dalam sistem ini apabila sistem ini dikembangkan dengan karakter transparansi dan jujur. Kemiskinan bukan konsep politik yang netral tetapi sesuatu yang buruk. Dalam pemikiran masyarakat, hal tersebut berkaitan dengan moral yang penting terhadap kemiskinan juga pendeskripsian situasi. Namun kadang berkaitan dengan tindakan yang hams dilakukan. Konsep pendapatan jarang dibicarakan pada literatur ilmu ekonomi. Pendapatan didefinisikan sebagai semua sumber daya yang digunakan untuk konsumsi yang diusahakan dari modal yang dimiliki. Sebelurnnya pengukuran
kesenjangan pendapatan dan kemiskinan dalam konsep pendapatan sendiri merupakan hal yang penting dan menimbulkan banyak masalah.
Kemiskinan di UK.: 'Individu-individu ... mengatakan bahwa kemiskinan terjadi jika ada kesenjangan antara sumber daya dengan bentuk-bentuk penghematan, partisipasi dalam aktifitas dan kondisi temp at tinggal serta amenities yang biasa atau pembatasan yang berlebihan atas penentuan dalam kepemilikan masyarakat. Definisi kemiskinan di Indonesia tidak sama dengan di UK. Di Indonesia hanya mampu mencapai tingkat I bagan Maslow's yaitu kebutuhan dasar. Penelitian ini menjelaskan tentang kesejahteraanikemiskinan di propinsi Daerah Istimewa Jogjakarta. Fokus penelitian ini berkaitan dengan kebutuhan dasar, khususnya pendidikan dan kesehatan.
Most attention is given here to the definition of poverty about which there have been considerable controversies. The reason for this is wOI1h considering at the outset. Accounting as social science have been obligation and guilty to create social welfare mechanism. The main one of this mechanism between community in education, health, et al. Accounting give main role in this system, if the system can develop in trancparency and honesty character. Poverty is not a politically neutral concept: it is a bad thing. In most people's minds there is a moral imperative attached to poverty in that, while it may be a description of the situation, it also implies that something ought to be done about it. The concept of aincome is rarely given much attention in economic literature. Income is defined as command over resources over time as the level of consumption that can be afforded while retaining capital intact. Yet in relation to the measurement of income inequality and poverty the concept of income is extremely important and raises many problem.
Poverty in the UK: 'Individuals ... can be said to be in poverty when they lack the resources to obtain the types of diet, participate in the activities and have the living condition and amenities which are customary, or at least widely encouraged or approved, in the societies to which they belong'. In Indonesia the definition of poverty isn't the same with in UK. We only able to achieve Maslow's chart-first chart: basic need's. This research explained about welfare/poverty in Daerah Istimewa Jogjakarta Province. Focus of the research correlate with basic need's, especially education and health.
Kata Kunci : Kesejahteraan, Kemiskinan, Pendapatan (kesenjangan), Welfare, Poverty, Income (inequality)