Laporkan Masalah

Pendekatan moneter terhadap Neraca pembayaran internasional , Indonesia : 1969 -1996

I Wayan Sudirman ( Promotor: Prof.Dr.Soediyono Reksoprayitno,MBA), Prof.Dr.Soediyono Reksoprayitno,MBA

1996 | Disertasi | S3 Economics

Perkembangan ekonomi Indonesia tidak dapat dipisahkan dari perkembangan ekonomi dunia karena Indonesia menganut ekonomi terbuka sejak tahun 1969 hingga saat ini. Keterkaitan itu membawa pengaruh pada perekonomian Indonesia, khususnya pada situasi moneter dalam negeri, yang terlihat dari perubahan cadangan internasional. Pengaruh tersebut terjadi melalui beberapa jalur dengan variabel moneter dalam negeri dan luar negeri. Oleh ka­ rena itu, untuk menjamin terwujudnya tujuan pembangunan Indonesia yang merupakan sasaran akhir pembangunan eko­ nomi Indonesia, sasaran menengah seperti tingkat bunga. tingkat harga dan cadangan internasional yang merupakan petunjuk atau indikator ekonomi, sangat penting dikendalikan. Perubahan antar sasaran menengah tersebut menandakan terjadinya perubahan keseimbangan dalam negeri dan luar negeri melalui proses moneter baik l sung maupun tidak langsung.Pembahasan tentang perubahan cadangan internas'ional sangat perlu dilakukan karena keterbukaan ekonomi Indonesia. Dalam kaitan itu, pembahasan ini dilakukan melalui pendekatan moneter yang membahas bagian bawah (below the the line) dari Negara Pembayaran Internasional. Pandangan ini menyatakan bahwa perubahan cadangan internasional merupakan cermin perubahan situasi moneter dalam negeri, sehigga Neraca Pembayaran Internasional dinyatakan sebagai penomena moneter dalam negeri.Permasalahannya adalah bagaimana dan sejauh mana perubahan cadangan internasional disebabkan oleh kebi­ jaksanaan dan perkembangan situasi moneter dalam nege­ ri. Masalah ini sangat perlu diteliti dengan teilebih dahulu dibuat hipotesis yaitu perubahan cadangan inter­ nasional berkaitan dengan perubahan kebijaksanaan dan perkembangan situasi moneter dalam negeri. Hasil pene­ litian menunjukkan bahwa pertambahan cadangan int rna­ sional disebabkan oleh pertambahan jumlah uang yang diminta oleh masyarakat dan turunnya cadangan interna­ sional disebabkan oleh pertambahan uang beredar. Per­ ubahan tersebut sesuai dengan teori pendekatan moneter terhadap Neraca Pembayaran Internasional dan hipotesis. Kebijaksanaan kredit yang dilakukan oleh otoritas mone­ ter atau pemerintah dapat mempengaruhi uang beredar di dalam negeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penga­ ruh tersebut berhubungan negatip, artinya naik atau turunnya kredit domestik menyebabkan turun atau naiknya cadangan internasional.Berikutnya, muncul masalah tentang jalur perubahan itu yang sangat sulit diketahui. Masalah ini sangat perlu diteliti dengan terlebih dahulu dibuat hipotesis yaitu pertumbuhan beberapa variabel ekonomi dalam nege­ ri, luar negeri dan harapan penurunan cadangan interna­ sional mempengaruhi pertumbuhan kredit domestik. Per­ tumbuhan harga domestik dipengaruhi oleh pertumbuhan harga luar negeri dan perkembangan situasi moneter da­ lam negeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan kredit domestik yang dilakukan adalah dengan mempertimbangkan harapan perubahan cadangan internasional, disamping mempertimbangkan stabilitas dan pertumbuhan variabel ekonomi dalam negeri. Variabel yang dipertimbangkan itu sangat sesuai dengan hipotesis. Perubahan harga dalam negeri terjadi sebagai akibat dari perkem­ bangan moneter dalam negeri baik dengan ukuran uang dalam sempit maupun dengan ukuran uang dalam arti luas dan sebagai akibat dari harga luar negeri yang diukur dengan Wholesale Price Index. Hal ini sangat sesuai dengan hipotesis.Perubahan harga tersebut pada akhirnya juga ikut mempengaruhi perubahan cadangan internasional bersama variabel lain di dalam negeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan harga luar negeri dan pertumbuhan situasi moneter dalam negeri menyebabkan pertumbuhan cadangan internasional baik dengan jalur langsung, jalur tidak langsung, jalur langsung dengan kendala dan jalur tidak langsung dengan kendala. Kenyataan ini sangat sesuai dengan hipotesis. Nampak dalam penelitian ini, terjadi hubungan yang sangat meyakinkan antara perubahan cadangan internasio nal dengan perubahan situasi moneter dalam negeri yang sesuai dengan teori dan hipotesis.Kenyataan ini sangat baik untuk diperahankan dan bahkan ditingkatkan oleh otoritas moneter dan pemerintah dalam membuat kebijaksanaan dan pengendalian berikutnya. Kebijaksanaan jumlah kredit domestik hendaknya ditentukan berdasarkan pertumbuhan kredit domestik yang diharapkan karena akan memberikan keyakinan tentang pengaruhnya pada pertumbuhan cadangan internasional di masa- masa yang akan datang. Demikian juga jalur tanpa kendala dengan pengendalian kurs valuta asing perlu dipertahankan. Akhirnya, pengendalian terhadap variabel ekonomi dalam negeri dan luar negeri yang lebih detail sangat diperlukan serta kebijaksanaan di luar kebijaksanan mo­ meneter menjadi pendukung penting untuk terjaganya stabilitas ekonomi dan tercapainya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Kata Kunci : moneter,neraca pembayaran internasional


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.