EVALUASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BIAYA PADA PT. MERAPI MAS ABADI
Iswandar, Henny Eliana (Adv.Dr. Supriyadi, M.Sc., Ak.), Dr. Supriyadi, M.Sc., Ak.
Saat ini diakui bahwa memahami sistem informasi sangatlah penting bagi seorang manajer karena banyak organisasi membutuhkan sistem informasi untuk dapat bertahan dan berhasil dengan baik. Keberhasilan sebuah perusahaan saat ini dan pada masa yang akan datang tergantung pada kemampuan perusahaan tersebut untuk bersaing secara global. Globalisasi ekonomi yang terjadi dalam bidang perindustrian dunia dapat meningkatkan nilai sebuah informasi dan menawarkan peluang-peluang baru bagi perusahaan. Salah satu sistem informasi yang cukup penting bagi sebuah perusahaan adalah sistem informasi akuntansi (SIA). Perusahaan harus memiliki SIA yang baik sehingga dapat mendukung dalam pengambilan keputusan. Jika SIA buruk maka kualitas informasi yang dihasilkan akan menjadi informasi yang tidak relevan dan tidak dapat dipercaya. Kualitas informasi yang demikian dapat menyesatkan para pengambil keputusan karena informasi tersebut tidak relevan dan tidak dapat dipercaya sebagai dasar untuk pengambilan keputusan. Hal yang serupa dihadapi oleh PT. Merapi Mas Abadi (PT.MMA). SIA biaya PT.MMA menghasilkan informasi biaya produksi yang membengkak dibandingkan dengan biaya produksi yang seharusnya dikeluarkan oleh perusahaan. Selain itu SIA biaya perusahaan menghasilkan informasi biaya produksi aktual untuk keseluruhan pesanan. Kondisi demikian mengakibatkan kerugian dan perusahaan tidak dapat mengetahui biaya produksi dan harga jual yang sesungguhnya melekat pada setiap pesanan. Sistem akuntansi biaya adalah jaringan prosedur yang digunakan untuk mengumpulkan dan menyajikan laporan biaya. Dalam perusahaan manufaktur, sistem akuntansi biaya merupakan jaringan prosedur untuk mengumpulkan dan menyajikan biaya produksi, biaya pemasaran, dan biaya administrasi dan umum. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, PT. MMA mengalami beberapa masalah yang sangat signifikan dalam hal prosedur dan pengendalian intern. Perusahaan memiliki kelemahan pada seluruh jaringan prosedur kecuali
prosedur order produksi. Perusahaan juga memiliki unsur pengendalian intern yang tidak berjalan dengan baik. Adanya kelemahan pada prosedur dan pengendalian intern ini merupakan penyebab SIA biaya perusahaan menghasilkan
informasi yang sangat terbatas sekali. Berdasarkan analisis data dan kesimpulan yang telah dibuat maka sebaiknya perusahaan memperbaiki seluruh jaringan prosedur yang membentuk sistem/pemrosessan transaksi kecuali prosedur order produksi serta pengendalian
intern yang selama ini berjalan di perusahaan. Adanya perbaikan pada prosedur dan pengendalian intern maka diharapkan dapat memperbaiki SIA biaya perusahaan sehingga SIA biaya tersebut dapat menghasilkan informasi yang lebih berkualitas dan dapat memenuhi kebutuhan perusahaan.
Kata Kunci : sistem biaya, sistem akuntansi biaya, evaluasi sistem, evaluasi sistem akuntansi biaya
Kata Kunci : sistem biaya, sistem akuntansi biaya, evaluasi sistem, evaluasi sistem akuntansi biaya