Pengaruh Budaya dan Legal Origin Terhadap Manajemen Laba pada Perusahaan-Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di NYSE
ISTIQOMAH, DYAH FEBRIANTINA (Adv.: Indra Wijaya Kusuma, Prof., Dr., M.B.A.), Indra Wijaya Kusuma, Prof., Dr., M.B.A.
Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh budaya dan legal origin terhadap praktik manajemen laba. Penelitian dilakukan terhadap 87 perusahaan-perusahaan manufaktur yang berasal dari 18 negara yang terdaftar di New York Stock Exchange selama tiga tahun.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan yang berasal dari negara penganut sistem civil-law dengan tingkat cultural secrecy rendah memiliki perilaku manajemen laba yang lebih rendah pula bila dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan yang berasal dari negara penganut sistem common-law dengan tingkat cultural secrecy tinggi.
Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa budaya merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi kualitas pelaporan keuangan dan harus dipertimbangkan oleh penentu standar dalam membuat dan melaksanakan peraturan pelaporan keuangan internasional.
This research is done to examine the influence of culture and legal origin towards earnings management practice. The research is done towards 87 manufacture companies which come from 18 countries listed in New York Stock Exchange for three years.
The result shows that companies come from countries of civil-law system with low cultural secrecy level have lower earnings management behavior compared to companies come from countries of common-law system with high cultural secrecy level.
This research gives empiric evidence that actually culture is the important factor which can influence finance report quality and must be considered by standard determinant in making and working on the international finance report rules.
Kata Kunci : manajemen laba, cultural secrecy, legal origin, earnings management.