Sebuah Fenomena Bernama Facebook: Melihat Facebook Sebagai Media Baru Pemasaran
ISMUNANDAR, MUHAMMAD FARIED (Adv.: Ike Janita Dewi, Dr., M.B.A.), Ike Janita Dewi, Dr., M.B.A.
Facebook merupakan sebuah fenomena. Belum ada sampai sejauh ini, media yang dapat menarik begitu banyak orang untuk berada didalamnya seperti facebook. Lebih fenomenal lagi, karena ini dilakukan oleh facebook dalam waktu yang relative singkat. Tercatat sampai Februari
2012 lebih dari 800 juta akun terdaftar di facebook dari seluruh dunia. Indonesia merupakan Negara dengan jumlah pengguna terbesar kedua di dunia. Ini mengejutkan karena tingkat penetrasi internet Indonesia tergolong rendah. Tapi kebutuhan untuk memiliki akses ke facebook demikian tinggi, sehingga dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa hampir 9 dari 10 pengguna internet di Indonesia mempunyai akun facebook.
Besarnya jumlah pengguna facebook menjadi daya tarik yang sangat besar bagi perusahaan untuk memanfaatkannya sebagai media pemasaran. Tetapi, berbeda dengan media tradisional seperti Koran dan televisi, facebook mempunyai karakteristik tersendiri. Sebagai media sosial, facebook memberikan akses bagi penggunanya untuk melakukan komunikasi ke berbagai arah. Pengguna disini bersifat aktif dimana informasi dapat diterima, dihapus, ditanggapi dan disebarkan sesuai dengan keinginan pengguna. Disatu sisi jumlah pengguna dan karakteristik facebook sebagai media sosial menjadikannya alat pemasaran yang sangat tangguh. Tetapi disisi lain ini bisa jadi pisau bermata dua bagi perusahaan, dimana perusahaan harus siap dengan kenyataan bahwa produk atau layanan mereka dapat ditanggapi secara negatif oleh konsumen.
Dengan 2 kondisi tersebut, pertanyaan yang muncul adalah apakah facebook dapat dijadikan media pemasaran yang tepat. Penelitian ini berusaha melihat dari perspektif pemasar-pemilik merk-dan pengamat dalam melihat dan menjawab pertanyaan tadi. Dengan mengambil referensi dari tulisan Mangold dan Faulds (2009), bahwa peran media sosial dalam komunikasi pemasaran adalah sebagai alat bagi produsen untuk berbicara dengan konsumennya dan konsumen untuk berkomunikasi dengan konsumen lain, dapat diambil kesimpulan bahwa facebook merupakan media yang dapat dipergunakan secara efektif asalkan diolah secara baik. Komunikasi oleh produsen ke konsumen menjadi sangat berpengaruh karena jumlah pengguna yang sangat besar, sedangkan kemampuan konsumen melakukan komunikasi juga dapat dijadikan sebagai masukan oleh perusahaan.
Facebook is a phenomenon. Up to now there is no medium that can attract so many people to sign up like facebook. More to it, facebook did it in a relatively short time. Today more than 700 million accounts in facebook from all over the world. Indonesia is the second biggest facebook users in the world. This comes to a surprise as internet penetration is considered to be low in this country. But the need to be able to access facebook is so high among Indonesian, shown in one study that reveals 9 out of 10 internet users in Indonesia are in facebook.
That big number of users make facebook a very attractive medium for companies to use it as a marketing tool. But, different from other traditional media like newspaper or TV, facebook has its own characteristic. As a social media, facebook can give access to its users to communicate in many ways. Users in this case are active, where information can be received, erased, responded or shared as each user wish to do. In a way the number of users and its social media characteristic make facebook a powerful marketing tool. But in other way, companies have to be prepared to face reality when their products or services will get negative feedback from customers.
With those given conditions, the question would be, whether facebook is the right marketing tool to use. This study try to look it from marketer – brand owner – and expert perspective to answer that question. Reference for this study is from Mangold and Faulds (2009), that the role of social media in an effective marketing communication is as a tool for brand to talk to customers and the platform that enable cutomers to talk to other customers. The answer is yes facebook is the right media as long as it is well managed. Communication from companies to customers is very powerful since the size of facebook users, while the ability for customers to make a communication can be used as a good insight for the companies.
Kata Kunci : Promosi, Media sosial, Facebook, Marketing, Manajemen pemasaran, e-marketing, Customers communication, Promotion.