Laporkan Masalah

Analisis Kejutan Kebijakan Fiskal Terhadp Nilai Tukar Riil Di Indonesia: 1997 (Iii)-2013 (Iv)

ISMET, RHAHMADINI (Adv.: Insukindro, Prof.,Ph.D.), Insukindro, Prof.,Ph.D.

2014 | Skripsi | S1 Economics

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kejutan fiskal dari sisi pengeluaran pemerintah terhadap nilai tukar riil di Indonesia pada periode 1997 kuartal ketiga sampai 2013 kuartal keempat. Pemilihan periode penelitian disesuaikan dengan perubahan sistem nilai tukar mengambang bebas (free floating exchange rate) pada 14 Agustus 1997. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tingkat output yang diproksikan oleh variabel produk domestik bruto riil, tingkat suku bunga riil, tingkat keterbukaan ekonomi yang dihitung dari volume ekspor dan impor relatif terhadap produk domestik bruto, dan pengeluaran riil pemerintah Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah Autoregressive Distributed Lag-Insukindro Error Correction Model (ARDL I-ECM). Pemilihan pendekatan ARDL karena berdasarkan uji akar unit dan derajat integrasi menunjukkan bahwa masing-masing variabel memiliki derajat integrasi yang berbeda, selanjutnya uji kointegrasi dilakukan dengan pendekatan ARDL Bound Testing, hasil uji kointegrasi mengindikasikan adanya hubungan jangka panjang dalam model. Peneliti mengaplikasikan pendekatan ARDL I-ECM untuk melihat pengaruh kejutan pengeluaran pemerintah terhadap nilai tukar riil. Hasil estimasi menunjukkan bahwa kejutan fiskal berpengaruh positif terhadap nilai tukar riil dalam jangka pendek. Nilai koefisien variabel jangka pendek kejutan fiskal signifikan, sedangkan nilai koefisien variabel jangka panjang kejutan fiskal mendekati nol (tidak signifikan), hal ini mengindikasikan bahwa variabel kejutan fiskal berpengaruh terhadap nilai tukar riil dalam jangka pendek.

The aim of this study is to analyze the effects of fiscal shock on the real exchange rate in Indonesia for period of 1997.3 – 2013.4. This period is chosen because since August, 14th 1997 Indonesia has adopted free floating exchange rate regime. The variables that use in this study are national output (variable RGDP as a proxy variable), the real interest rate, trade openness that counted from volume of export and import relative to gross domestic bruto, and real government spending Indonesia. Augmented Distributed Lag-Insukindro Error Correction Model (ARDL I-ECM) is applied in this study. The usage of ARDL method because integration level and unit root test show that each variable has a different integration level, moreover, cointegration test result shows that there is long run relationship on model. Researcher applies ARDL I-ECM to estimate the effects of government spending shock on real exchange rate. The estimation results show that government spending shock have a positive impact on real exchange rate in short run. The value of fiscal shock coefficient in long run is near to zero (not significant). Those results indicate that fiscal shock has influence on real exchange rate in short run.

Kata Kunci : real exchange rate, fiscal shock, Bound Testing, ARDL I-ECM, nilai tukar riil, kejutan fiskal.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.