Laporkan Masalah

Analisis Kebijakan Kredit Dan Pencapaian Target Indikator WCO-T 2001 Pada Kantor Daerah Pelayanan Telekomunikasi Malang

Ismail Rosito (Adv:Dr. Mardiasmo, MBA, Ak), Dr.Mardiasmo, MBA, Ak

2000 | Skripsi | S1 Extention - Accounting

PT. TELKOM-KANDATEL MALANG, merupakan salah satu ujung tombak pelayanan jasa telekomunikasi dan informasi dalam lingkup DIVISI REGIONAL V JAWA TIMUR, menjalankan bisnisnya dalam era globalisasi dan kompetisi dengan strategi perusahaan yang diberi nama Program T 2001, yaitu suatu rencana strategis untuk menjadi untukm meraih standar peformansi dunia (World Class Operator=WCO) dalam segi pelayanan, operasional dan teknologi di bidang jasa telekomunikasi dan informasi di Malang, Blitar dan pasuruan. Program T 2001 ditolok ukuri 10 (sepuluh) indikator utama yang merupakan indikator yang telah banyak dikenal dalam menggambarkan performansi pelayanan TELKOM. Rencana ini dilengkapi pula dengan 63 indikator lainnya dalam mengukur pencapaian sasaran T 2001, yang salah satunya adalah indikator pengelolaan piutang usaha yang meliputi ACP (Average Collection Period) atau Periode rata-rata pengumpulan piutang, Saldo Piutang < 90 hari, dan pencairannya. Pencapaian­ pencapaian ketiga indikator tersebut WCO T 2001 tersebut sangat erat terkait dengan kebijakan penjualan kredit jasa telekomunikasi yang dilakukan oleh PT TELKOM­ KANDATEL MALANG yang meliputi empat unsur, yaitu periode kredit, diskon yang diberikan, standar kredit yang berlaku dan kebijakan penagihan yang dijalankannya serta dilaksanakannya segi-segi pengendalian intern yang kuat atas piutang.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan segi-segi pengendalian intern atas piutang dan mengetahui proses kebijakan penjualan kredit jasa telekomunikasi, khususnya jasa telepon serta menguji pencapaian target indikator WCO T 2001 di KANDATEL MALANG pada periode tahun 1999. Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui studi pustaka maupun field research dalam bentuk wawancara dan observasi di KANDATEL MALANG. Hasil pengumpulan data berupa hasil data wawancara maupun dokumen-dokumen laporan keuangan pada periode 1999 serta dokumen-dokumen perusahaan lainnya yang terkait dengan obyek penelitian, kemudian dianalisis secara kualitatif untuk mencapai tujuan penelitian diatas.

Hasil analisis terhadap segi-segi pengendalian intern atas piutang dan kebijakan penjualan kredit jasa telekomunikasi di KANDATEL MALANG menunjukkan bahwa pengelolaan adminsitrasi piutang telah dilakukan secara komputer dengan modul SIMAK AR yang merupakan bagian dari aplikasi Sistem lnformasi Akuntansi Keuangan (SIMAK) TELKOM. Segi-segi pengendalian intern atas piutang telah dilakukan oleh KANDATEL MALANG dengan baik, sehingga terjadi cek and balance antara fungsi penagihan, fungsi penerimaan uang hasil penagihan dan fungsi pembukuan. Kebijakan penjualan kredit yang berupa ketentuan standar kredit dan persyaratan kredit (cash discount dan periode discount) tidak ada diatur oleh TELKOM. Sedangkan untuk periode kredit, TELKOM menetapkan kebijakan 20 hari terhitung sejak diterbitkannya kuitansi tagihan Jastel tiap bulan. Kebijakan penagihan TELKOM menempuh dua cara, yaitu penagihan cara pasif dan cara aktif. Walaupun tidak ada ketentuan yang mengatur tentang standar kredit, dan persyaratan kredit, namun untuk mengamankan tagihan piutangnya agar dibayar tepat pada waktunya, KANDATEL MALANG telah menetapkan ketentuan tentang sanksi denda, isolir bahkan pencabutan sambungan telepon kepada para pelanggan yang terlambat membayar. Dengan demikian tingkat perputaran piutang dan rata-rata periode pengumpulan piutang di KANDATEL MALANG dapat dicapai sesuai target yang telah ditetapkan. Hal ini dapat di buktikan dengan hasil pengujian ACP pada periode 1999 yang rata-rata hanya 10 hari, sedangkan targetnya adalah 15 hari. Demikian juga tingkat Saldo piutang < 90 hari yang berjumlah 86,5 % padahal targetnya adalah 65% dari total piutang.




Key word : Pengendalian intern piutang, Pengelolaan piutang, indikator WCO

Kata Kunci : pengendalian piutang,kredit,kebijakan kredit,indikator WCO


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.