Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Terhadap Tindakan Perataan Laba: perusahaan publik di Bursa Efek Jakarta
Irsoni, Drs. M. Irfan Nursasmito, M.Si., Ak.
2008 | Skripsi | S1 Extention - AccountingPerataan laba terkait erat dengan konsep manajemen laba dimana manajemen berusaha untuk mengurangi variabilitas laba yang memilih metode maupun kebijakan akuntansi yang dianggap sesuai untuk laporan keuangannya. Dari konsep teori keagenan, asimetri informasi terjadi antara agen dengan prinsipal yang mengungkapkan hubungan keagenan untuk memaksimalkan utilitas diantara keduanya, dan salah satunya adalah dengan memanipulasi laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk MENGANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP TINDAKAN PERATAAN LABA PADA PERUSAHAAN PUBLIK DI BURSA EFEK JAKARTA, dengan menguji faktor-faktor yang meliputi ukuran perusahaan, profitabilitas, dan sektor industri. Perusahaan yang menjadi sampel pada penelitian ini adalah perusahaan manufaktur dan non manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta pada periode tahun 2001 sampai tahun 2005. Dengan metode pemilihan sampel secara random, dengan jumlah sampel yang digunakan adalah 75 perusahaan untuk menentukan apakah suatu perusahaan melakukan perataan laba atau tidak, dengan menggunakan Indeks Eckel (1981). Sedangkan tujuan perataan laba yang akan diamati adalah dengan menggunakan penghasilan bersih setelah pajak. Analisis yang digunakan meliputi statistik deskriptif, pengujian normalitas dengan one-sample Kolmogorov-Smirnov dan pengujian Multivariate dengan menggunakan Regresi Logistik. Hasil penggolongan klasifikasi perusahaan perata laba dan bukan perata laba menurut Indeks Eckel, terdapat 35 (46,67%) perusahaan perata laba dan 40 (53,33%) perusahaan bukan perata laba. Dari pengujian Multivariate dengan menggunakan regresi logistik program SPSS versi 13.00, dibuktikan dari ketiga faktor yang dianalisa , hanya faktor Sektor Industri saja yang berpengaruh signifikan sebesar 0,012 terhadap tindakan perataan laba. Kata kunci : Perataan laba, ukuran perusahaan, profitabilitas, dan sektor industri.
Income smoothing related sliver with earnings management concept where out for management lessen variability the profit choose the method and policy of the accountancy assumed according to for its financial statement. From agency theory concept, asymmetry information happened between agents with principle laying open the agency relation to maximize utility between both, and one of them is by financial statement manipulation. This research aim to analyse the factors having an effect on to action Income smoothing at company of public in Effect exchange JAKARTA, by the factors test cover the company size, profitability, and industrial sector. The company become sample at this research is manufacturing business and non manufacture which enlist in Effect exchange Jakarta [at] period of year of 2001 year shall 2005. With election method sample randomly, with amount sample the used is 75 company to determine do a[n company do the Income smoothing or don't, by using Indeks Eckel ( 1981). Is while earnings purpose Income smoothing to be perceived is by using production of cleanness after tax. used analysis cover the descriptive statistic, examination normality with one-sample Kolmogorov-Smirnov and examination Multivariate by using Logistic Regression. Result classification of classification company of leveller of profit and is not leveller of profit according to Indeks Eckel, there are 35 ( 46,67%) company of leveller of profit and 40 ( 53,33%) company is not leveller of profit. Of examination Multivariate by using regression program logistics SPSS version of 13.00, proved from third the factor analysed , only just Industrial sector factor having an effect on significant equal to 0,012 to action Income smoothing. Key Word : Income smoothing, company size, profitability, and industrial sector.
Kata Kunci : Perataan Laba; manajemen Laba; Perusahaan Publik