Pengaruh Informasi Akuntansi dan Non Akuntansi terhadap Kesediaan Pemberian Kredit oleh Bank di Wilayah DKI Jakarta
Irmanto, Johannes. (Adv.: Dr. Gudono, MBA), Dr. Gudono, MBA
Penelitian ini merupakan studi empirik pada bank-bank di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta. Tujuan penelitian ini ingin mendapatkan bukti empiris mengenai ada atau tidaknya pengaruh dan hubungan informasi baik akuntansi maupun non akuntansi terhadap kesediaan bank dalam memberikan kredit.
Populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh bank, baik bank milik pemerintah maupun bank umum milik swasta yang ada di Jakarta. Pengambilan sampel dilakukan secara stratified proporsional random sample yaitu teknik pengambilan sampel yang dilakukan dengan terlebih dahulu membagi populasi menjadi beberapa strata, yang diharapkan setiap strata mempunyai tingkat keragaman yang rendah (homogen). Selanjutnya sampel diambil di setiap strata secara proporsional. Setelah besamya sampel ditentukan, kemudian penulis membuat rancangan penelitian yang disesuaikan dengan data dan variabel yang diperoleh. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari angket dan dokumentasi.
Setelah data terkumpul kemudian dilakukan analisis data menggunakan regresi berganda dengan metode stepwise. Analisis ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel akuntansi dan non akuntansi terhadap kesediaan pemberian kredit bank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informasi akuntansi mempunyai pengaruh signifikan terhadap kesediaan bank dalam memberikan kredit.
Jumlah kredit yang mungkin disetujui dipengaruhi oleh variabel akuntansi yang terdiri dari jumlah aktiva, trend penjualan, solvabilitas dan Return On Investment (R01). Pengaruh informasi tersebut secara kumulatif sebesar 89,97% atau hanya sebesar 10,03% yang tidak bisa dijelaskan oleh model regresi yang telah dibuat. Apabila variabel akuntansi dan non akuntansi dilihat pengaruhnya terhadap peluang kesediaan pemberian kredit bank, temyata variabel yang signifikan adalah trend penjualan, jumlah aktiva, likuiditas dan sejarah perusahaan. Secara kumulatif sumbangan variabel ini dapat menjelaskan perubahan peluang pemberian kredit sebesar 85,62% atau hanya sebesar 14,38% yang tidak bisa dijelaskan oleh model regresi yang dibuat.
This research is an empirical study on banks in DKI Jakarta The purpose of this research is to get empirical evidence about the influence and liaison accounting or non-accounting information toward the bank's willingness to give a credit.
The population in this research is containing of government and private banks in Jakarta. Withdrawal of the sample with proportional stratified random sample. In this technique, the population were made into many strata, hope that each stratum has low variety level. Furthermore, the samples pick from each stratum proportionally. After the size of the sample has been determined, the writer makes a research plan that has been adapted with data and variable. The data gathering technique use in this research contain of poll and documentation.
After data gathered, data analyzed using multiple regression with stepwise method. This analysis is to find out the effect from accounting and non-accounting variable toward the bank's willingness to give a credit. The result of this research indicates that accounting information has a significant influence toward the bank's willingness to give a credit.
The amount of credit that approved depend on accounting variable which contain of total assets, sales trend, solvability, and Return On Investment (ROI). The effect of that information are about 89,97 % cumulatively or only 10,03 % cannot be explain with the regression model that has been made. Significant variable toward the bank's willingness to give a credit from accounting and non accounting variable are sales trend, total assets, liquidity and company profile. Cumulatively this variable contribution can explain credit alteration 85,62 % or only 14,38 % that cannot be explain by regression model that has been made.
Kata Kunci : Informasi Akuntansi, Kredit, Perbankan