Laporkan Masalah

Analisis pengaruh citra merek (brand image), dan sikap merek (brand attitude) terhadap ekuitas merek (brand equity) pada produk telepon seluler GSM

IRAWAN, TAUFIK , Drs. Teguh Budiarto, MIM

2009 | Skripsi | S1 Extention - Management

Di era globalisasi seperti dewasa ini memberikan suatu peluang dan tantangan bagi perusahaan - perusahaan multinasional sehingga membuat para manajer perusahaan menyadari suatu kebutuhan untuk mengeksploitasi sepenuhnya aset-aset yang dimiliki demi memaksimalkan kinerja perusahaan dan mengembangkan keuntungan kompetitif yang kontinyu yang didasarkan pada persaingan non harga. Salah satu aset untuk mencapainya adalah dengan merek. Merek digunakan oleh perusahaan untuk menguasai pasar (Aaker, 1991), Merek (nama, simbol, tanda) mengidentifikasi produk atau jasa dari seorang penjual ( kotler ,1977). Penelitian ekuitas merek ini berdasarkan pada model yang diberikan oleh Aaker (1991) dan Keller (1993) terhadap pengaruh langsung dan pengaruh tidak langsung citra merek dan sikap merek terhadap ekuitas merek. Dalam hal ini yang diteliti adalah pengaruh citra merek, sikap merek terhadap ekuitas merek ponsel GSM dengan jumlah sampel 100 orang dari 120 kuesioner yang disebarkan. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa FEB UGM. Untuk mengetahui tingkat validitas dan reliabilitas data maka dilakukan tes validitas dan reliabilitas. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dan analis jalur. Dan hasilnya menunjukkan bahwa sikap merek mempengaruhi secara tidak langsung ekuitas merek melalui citra merek.

The concept of brand equity many criticism from some scholar in relation to managerial relevancy in practice. In globalization era witch has resulted in the increasing firm competition, brand is the most valuable company's asset and is used as the competitive advantage factor. This study deals with brand equity and empirically tests using the concepts in Aaker's model (1991) and Keller (1993) on the direct or indirect effect of brand image or attitude on brand equity. The result indicated that brand equity can be manipulated at the independent construct level by providing specific brand association or signal s to consumers and these associations will result in images and attitudes that influence brand equity. The result suggest that focusing on the construct that create brand equity is more relevant to manages than can be measure it as aggregated financial performance outcome . It is recommended that, for, managers building band equity is the main focus in designing the company's marketing program.

Kata Kunci : merek, ponsel GSM, citra merek, sikap merek, dan ekuitas merek


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.