Laporkan Masalah

Mengukur Pengaruh Persepsi Belanja Iklan Perusahaan dan Potongan Harga Pada Ekuitas Merek Telepon Seluler Secara Keseluruhan di Yogyakarta

IQBAL SATRIO NINDITO (Pembimbing: Sari Winahjoe S., Dra., M.B.A.), Sari Winahjoe S., Dra., M.B.A.

2010 | Skripsi | S1 Management

Penelitian ini menunjukkan secara teoritis dan secara empiris, pengaruh dari persepsi belanja iklan perusahaan dan potongan harga pada ekuitas merek. Iklan dan promo penjualan merepresentasikan komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan kepada konsumennya. Ekuitas merek sendiri melambangkan seberapa besar konsumen mau membayar untuk sebuah merek daripada merek lainnya. Perembangan teknologi yang sangat pesat membuat produsen telepon seluler menjadi tidak berbeda satu sama lainnya dalam hal teknologi. Ekuitas merek kemudian memegang peranan penting di tengah persaingan telepon seluler yang makin ketat ini.


Penelitian ini dilakukan di Yogyakarta dimana banyak pengguna telepon seluler yang aktif menggunakan telepon seluler setiap harinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi belanja iklan perusahaan mempengaruhi ekuitas merek secara positif, sementara potongan harga mempengaruhi ekuitas merek secara negatif.

This research shows, theoretically and empirically, the impact of perceived advertising spending and price deals on brand equity. Advertising and sales promo represents the marketing communication that the companies are trying to get across to their respective customers. Brand equity itself represents the willingness of the customer to pay more for one brand more than the other. The rapid advancement in technology made mobile phone manufacturers no different with one another in terms of technology use. Brand equity holds the key in the ever increasing competition between mobile phone manufacturer.


This research was conducted in Yogyakarta, where there are just enormous amount of peoples who uses mobile phone in their everyday life. The result of the research shows that perceived advertising spending does affected brand equity positively while price deals affected brand equity negatively.

Kata Kunci : Brand equity, Perceived Advertising Spending, Price deals, Marketing communication, ekuitas merek, persepsi belanja iklan perusahaan, potongan harga, komunikasi pemasaran


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.