Pengaruh Etika, Keahlian, Pengalaman Audit, Gender, dan Kompensasi Terhadap Skeptisisme Profesional Auditor Eksternal Pemerintah
IQBAL, MOHAMMAD (adv.: Taufikur Rahman, S.E., M.B.A.), Taufikur Rahman, S.E., M.B.A.
Pemeriksaan keuangan negara memiliki andil yang signifikan dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara di tengah maraknya praktek korupsi yang semakin rapi dan terorganisir. Oleh karena itu, auditor eksternal pemerintah, dalam hal ini BPK, dituntut untuk memiliki keahlian yang memadai dalam melaksanakan penugasan audit keuangan negara, salah satunya yang sangat penting adalah skeptisisme profesional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk untuk mengkaji secara empiris pengaruh etika, keahlian, pengalaman audit, gender, dan kompensasi terhadap skeptisisme profesional auditor eksternal pemerintah.
Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah model regresi linier berganda untuk menguji pengaruh dari variabel independen terhadap variabel dependen, dimana terlebih dahulu dilakukan uji validitas dan realibilitas instrumen dan uji asumsi klasik terhadap model regresi yang digunakan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika, keahlian, pengalaman, gender, dan kompensasi mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap skeptisisme auditor eksternal pemerintah. Namun secara parsial, hanya etika dan pengalaman audit yang berpengaruh terhadap skeptisisme auditor eksternal pemerintah. Sedangkan keahlian, gender, dan kompensasi secara parsial tidak berpengaruh terhadap skeptisisme auditor eksternal pemerintah.
Audits the state has a significant stake in enhancing transparency and accountability in the management of state finances amid the rampant corruption and organized neatly. Therefore, the external auditor of government, in this case BPK, is expected to have sufficient expertise in carrying out the audit of state finances, one of which is very important is professional skepticism. The purpose of this study was to examine empirically the influence of ethics, expertise, audit experience, gender, and compensation to professional skepticism of the government external auditor.
The method of analysis used in this study were multiple linear regression models to examine the effect of independent variables on the dependent variable, which first tested the validity and reliability of test instruments and classical assumptions of regression models are used.
The results showed that the ethics, expertise, experience, gender, and compensation have jointly influence of the government external auditor's professional skepticism. But partially, only the experience of audit and ethics that affect professional skepticism of government external auditor. As for expertise, gender, and compensation partially does not affect the government external auditor's skepticism.
Kata Kunci : public finance examination, the government external auditor, professional skepticism, ethics, expertise, audit experience, gender, and compensation, Pemeriksaan keuangan negara, auditor eksternal pemerintah, skeptisisme profesional, etika, keahlian, penga