PENGARUH PARTISIPASI PENYUSUNAN ANGGARAN TERHADAP PRESTASI KERJA DAN KEPUASAN KERJA PADA APARAT PEMERINTAH DAERAH TINGKAT II PROPINSI DAERAH ISTEMEWA ACEH
Indriani, Mirna (Adv.Drs. Mardiasmo, MBA, Ak.,), Drs. Mardiasmo, MBA, Ak.,
Konsekuensi perilaku partisipasi penyusunan anggaran, khususnya terhadap prestasi kerja, kepuasan kerja dan perilaku disfungsional telah banyak diteliti. Penelitian yang menunjukkan partisipasi memiliki hubungan positip dengan kepuasan kerja dilakukan oleh (Hofstede 1967; Brownell 1982; Chenhall 1986). Hasil penelitian mengenai hubungan partisipasi dengan prestasi kerja dapat dibagi dalam dua kelompok. Pertama, kelompok yang menyatakan partisipasi mempunyai hubungan positip dengan prestasi kerja ialah (Kenis 1979; Brownell 1982; Merchant 1981; Brownell dan Mcinnes 1986). Kelompok kedua yang menyatakan partisipasi mempunyai hubunqan negatif dengan prestasi kerja (Milani 1975; Bryan dan Locke 1967). Akhir-akhir ini para peneliti akuntansi mulai meneliti peran faktor kognitif dalam menjelaskan hubungan antara partisipasi penyusunan anggaran dengan prestasi dan kepuasan kerja. Misalnya,Kren(1992)menemukan partisipasi dapat meningkatkan pr7stasi kerja melalui job relevant information (JRI) dan Fr){cot dan Shearon (1991) menemukan ada pengaruh yang signifikan antara partisipasi dan locus of control terhadap prestasi kerja, tetapi kedua variabel tersebut tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja.
Penelitian ini juga menggunakan faktor kognitif, job relevan information, yang bertindak sebagai intervening, dengan tujuan penelitian ingin mengetahui ada tidaknya hubungan antara partisipasi terhadap prestasi dan kepuasan kerja serta bagaimana peran job relevan information diantara partisipasi dan prestasi kerja atau kepuasan kerja tersebut.Satuan pengamatan (populasi) yang menjadi sasaran penelitian adalah Aparat Pemerintah Daerah Tingkat II di Propinsi Daerah Istimewa Aceh yang bertanggungjawab dalam penyusunan anggaran dari unsur staf dan pelaksana dalam roda pemerintahan Tingkat II dengan satuan analisis adalah para unsur Dinas, Bappeda, Sekwilda, Bagian Keuangan, Bagian Pembagunan.Pengumpulan data dilakukan melalui daftar pertanyaan yang diisi oleh responden terdiri dari pertanyaan umum, pertanyaan mengenai proses penyusunan anggaran, pertanyaan tentang keterlibatan responden terhadap aspek-aspek manajerial yang digunakan sebagai indikator tingkat prestasi kerja yang dicapai,dan pertanyaan-pertanyaan tentang bagaimana perasaan responden terhadap aspek-aspek pekerjaan yang mencerminkan tingkat kepuasan kerja responden tersebut.Setelah data terkumpul maka dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas, selanjutnya data yang telah valid tersebut diolah dengan terlebih dahulu melakukan pengujian asumsi yang sesuai dengan model penelitian. Untuk menguji hipotesis yang dikemukakan, analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis regresi jalur. Hasil analisis regresi dapat disimpulkan bahwa JRI tidak dapat berperan sebaqai intervening antara partisipasi dan prestasi kerja, hal ini dicerminkan dari pengaruh lansung antara partisipasi dengan prestasi kerja lebih besar jika dibandingkan dari pengaruh tidak langsung (melalui JRI) dengan prestasi kerja, sedangkan JRI dan partisipasi mempunyai hubungan langsung yang negatif terhadap prestasi kerja. Kesimpulan lain diperoleh bahwa JRI dapat bertindak sebagai variabel intervening diantara partisipasi dan kepuasan kerja. Hal ini dapat dilihat dari pengaruh langsung antara partisipasi dan kepuasan kerja lebih kecil jika dibandingkan dengan pengaruh tidak langsung (melalui JRI) antara partisipasi dan kepuasan kerja, dan JRI mempunyai hubungan positip dengan kepuasan kerja.
The behavioral consequences of budgetary particiÂpation particulary performance,job satisfaction,and dysfunctional behavior,have been extensively inves tigated. Research results indicate that participation has a positive effect on job satisfaction (Hofstede 1967; Brownell 1982; Chenhall 1986). The results of research on the relationship between participative budgeting and job performance may be categorized into two groups. Firstly, researches that indicated a positive relationship(Kenis 1979;Merchant 1981; Brownell 1982; Brownell and Mcinnes 1986). Secondly,researches that indicated negative relationship(Milani 1975; and Bryan and Locke 1967).
Recently,accounting researchers have studiedthe
role of cognitive factor in explaning the relationship of
participation to performance and job satisfaction. Kren(1992),for example, found that participation could imÂprove job performance through job relevant information(JRI) and Frocot and Shearon (1991) found that there was a significant influence of participation and locus of conÂtrol on job performance, but both variables had no in fluence on job satisfaction. This research also uses cognitive factor, job rele vant information, as an intervening variable. The objective of this research is to examine whether there is a relationship between participation and job performance and satisfaction, and what the role the job relevant information plays in that relationship. The population of this research is employees of local government (Aparat Pemerintah Daerah Tingkat II) of Daerah Istimewa Aceh Province, staff and oprational elements who have responsibilities in preparing budget, and its analytical units are the Local Services (Dinas Daerah), the Local Development Planning Council (Bappeda), the Local Secretary (Sekwilda), the Local Financial Unit (Bagian Keuangan), and the Local Development Unit (Bagian Pembangunan). The data are collected through questionnaires which have to be answered by the respondents and consist of general questions, questions on budgeting process, ques tions on the involvement of the respondents in managerial aspect used as indicator of job performance, and questions on what the respondents feel about the job to show their satisfaction.
Having collected, the data are tested for their validity and realiability, and the valid data are then processed after the testing of asumptions in accordance with the research model being applied. To test the hypoÂtheses of this research, data analysis is carried out by means of path regression analysis model. The results of regression analysis suggest that the JRI does not play its role as an intervening between par ticipation and job performance, since the direct impact of participation on job performance is greater than the indirect impact of participation (using the JR!) on job performance, while the JR! have a negative relationship to job performance. In addition, the JR! can be an inter vening variable between participation and job satis faction. It is found that the direct impact of participation on job satisfaction is less than the indirect impact of participation (using the JR!) on job satisfaction, and the JRI have a positive relationship to job satisfaction.
Kata Kunci : penyusunan anggaran, prestasi kerja, kepuasan kerja, aparat pemerintah, Daerah Tngkat II Propensi daerah Istimewa Aceh