Pengaruh Kinerja Lingkungan Perusahaan Terhadap Nilai Pasar Perusahaan
INDAH WAHYU WARDANI (pembimbing: Sumiyana, Drs., M.Si.), Sumiyana, Drs., M.Si.
Dewasa ini, kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh kegiatan perusahaan semakin bertambah. Hal tersebut menyebabkan semakin besarnya tuntutan stakeholder terhadap kepedulian lingkungan. Pandangan pemegang saham dan pengguna laporan keuangan mulai berubah. Fokus yang hanya memikirkan laba kini disertai perhatian terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan. Perubahan pandangan tersebut mendorong berbagai penelitian untuk memperoleh bukti secara empiris mengenai pengaruh kinerja lingkungan terhadap beberapa hal, salah satunya adalah pengaruhnya terhadap nilai pasar perusahaan. Berbagai penelitian yang dilakukan selama ini mengenai hal diatas belum memberikan hasil yang konsisten.
Penelitian ini mencoba membuktikan pengaruh antara kinerja lingkungan perusahaan terhadap nilai pasar perusahaan perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia. Kinerja lingkungan diukur mengunakan rating kinerja lingkungan perusahaan atau PROPER yang disediakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup RI. Sedangkan nilai pasar perusahaan menggunakan harga saham, return saham, dan Price Earning Ratio (PER) sebagai pengukurnya. Nilai Tobins Q disertakan untuk mengukur nilai perusahaan.
Penelitian ini menggunakan sampel dari perusahaan yang memperoleh peringkat PROPER dan terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2003-2004, 2004-2005, serta 2006-2007. Rating kinerja lingkungan perusahaan dibagi menjadi dua kelompok yaitu kinerja lingkungan baik dan kinerja lingkungan buruk. Menggunakan analisis mann whitney rank, dapat ditarik kesimpulan bahwa semakin baik kinerja lingkungan perusahaan akan semakin baik pula Price Earning Ratio (PER) perusahaan namun tidak diikuti oleh harga saham, return saham, dan nilai Tobinss Q.
Today, environmental destruction as result by corporate activity is increasing. It is make stakeholders claim of care about environmental bigger than before. Stokeholder and financial statement users perspective has change. Their focus is not only on profit, but also on corporate social responsibility and environmental performance. It pushes researchers to find some empirical evidences about the effect of environmental performance to other things, such as market value, but couldnt find a consistent result yet.
This study attempts to investigate the effect of corporate environmental performance on corporate market value among Indonesian companies. The environmental performance is measured by corporate environmental ratings provided by The Indonesian Ministry of Environment trough a program called PROPER, while the corporate value market is measured by price of share, return share, price earning ratio (PER), and company value is measured by Tobins Q.
The research sample consists of company listed on Indonesian Stock Exchanges periods 2003-2004, 2004-2005, and 2006-2007. Sample divided into two groups based on environmental performance criteria such as good performance and bad performance using compare rank analysis, the research found that corporate with better environmental performance will have better price earning ratio (PER) but have no relationship with price of share, return share, and Tobins Q.
Kata Kunci : corporate social responsibility, environmental performance, corporate market value, price of share, return share, price earning ratio (PER), Tobins Q, tanggung jawab sosial perusahaan, kinerja lingkungan, nilai pasar perusahaan, harga saham, return saham