ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRAKTIK PERATAAN LABA PADA BANK-BANK UMUM DI INDONESIA
I Made Wianto Putra (adv. Dr. Jogiyanto HM., MBA), Dr. Jogiyanto HM., MBA
Praktik perataan laba adalah sebagai cara yang digunakan oleh manajemen untuk mengurangi fluktuasi laba yang dilaporkan agar sesuai dengan target yang diinginkan
baik secara artificial (melalui metode akuntansi) maupun secara real ( melalui transaksi). Praktik perataan laba telah dikenal sebagai praktik yang logis dan rasional.
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris tentang faktorfaktor yang dapat dikaitkan dengan terjadinya praktik perataan laba pada perusahaan
bank-bank umum di Indonesia. Faktor-faktor yang diuji adalah profitabilitas yang menggunakan tiga rasio yaitu: return on investment (ROI); return on equity (ROE);
operating profit margin (OPFMGN), ukuran perusahaaan, dan capital adequacy ratio (CAR). Untuk menentukan terjadinya praktik perataan laba menggunakan Indek Eckel.
Tujuan perataan laba dalam penelitian ini adalah laba bersih setelah pajak. Sampel adalah bank-bank umum yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta sebanyak 34 bank periode tahun 1991-1998, dengan total sub sampel 199 laporan keuangan. Univariate test(Mann-Whitney dan t-test) dan multivariate test (logistic regression) digunakan untuk
mendedeksi faktor-faktor yang mempengaruhi praktik perataan laba. One-Sampel Kolmogorov-Smirnov test juga digunakan untuk menguji normalitas data yang digunakan.
Income smoothing practice is defined as a method used by the management to reduce the fluctuations of reported income to achieve the target income either artificially
(through accounting method) or real (through transaction). Income smoothing practice has been known as a logic and rational practice.
The purpose of this study is to find empirical evidence about the factors thatassociated with income smoothing practice in Indonesian banks. The factors being
examined were return on investment (ROI), return on equity (ROE), operating profit margin (OPFMGN), size, and capital adequacy ratio (CAR). To determine the incidence
of income smoothing practice, Eckel index was used. The object of income smoothing in this study is net income after tax. The samples were 34 listed banks at JSX, eight years from 1991-1998, with total samples of 199 financial statements. Univariate tests (Mann-Whitney and t-test) and multivariate test (logistic regression) were used to identify the factors affecting the income smoothing practice. One-sample Kolmogorov-Smirnov test was also performed to test the normality of the data being used.
Kata Kunci : perataan laba, bank umum