Penggunaan Rasio Keuangan Sebagai Ukuran Risiko Dalam Menentukan Bid-Ask Spread
I Dewa Gede Dharma Saputra (Pemb : Prof.Dr.Mas'ud Machfoedz, MBA), Prof.Dr.Mas'ud Machfoedz, MBA
Asimetri informasi menyebabkan dealer menghadapi ketidakpastian. Besarnya ketidakpastian yang dihadapi dealer dapat tercermin pada bid-ask spread. Dealer akan menentukan bid-ask spread yang cukup untuk menutupi berbagai kos potensial. Studi ini dimotivasi oleh riset yang dilakukan oleh Venkatesh dan Chiang(1986), Howe dan Lin(1992), Ryan(1996), dan Erwin dan Miller(1998) yang menguji hubungan rasio keuangan dengan bid-ask spread. Data yang digunakan dalam studi ini adalah data saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta(BEJ) tahun 1998 - 2000, dan bertujuan mengamati dan menemukan bukti, manfaat rasio keuangan( dividen payout, asset size, asset growth, return on equity, leverage dan liquidity) sebagai ukuran risiko dalam menentukan bid-ask spread. Hasil regresi cross-sectional menunjukkan, hasil yang konsisten dengan studi sebelumnya, dividen payout, asset 'size, asset-gro~ return on equity berhubungan negatif dengan bid-ask spread, sedangkan leverage dan liquidity berhubungan positif. Studi ini menunjukkan bukti tentang manfaat data laporan keuangan sebagai salah satu sumber informasi bagi partisipan pasar, bahwa mereka seharusnya menggunakan informasi ini untuk menilai risiko potensial suatu sekuritas untuk pengambilan keputusan investasi.
Asymmetry information could cause uncertainty to the dealer. The level of uncertainty faced by the dealer could be reflected on bid-ask spread. The dealer would determine a bid-ask spread that is sufficient to cover various potential cost. This study is motivated by researches conducted by Venkatesh and Chiang(1986), Howe and Lin(1992), Ryan(1996) and Erwin and Miller(1998), that tested the relationship between financial ratios and bid-ask spread. Data used in this study consist of stock traded in the Jakarta Exchange during 1998¬2000. The study aims to observe and obtain evidence about the benefit of financial ratios(dividen payout, asset size, asset growth, return on equity, leverage and liquidity) as risk measures in determining bid-ask spread. The result of cross-sectional regression shows a consitency with the previous studies, dividen payout, asset size, asset growth, return on• equity are negatively related to bid¬ask spread, while leverage and liquidity are positively related. The result points the benefit of financial statement data as information sources for market participants, tha they should use this information to evaluate potential risk of a security to make investment decision.
Kata Kunci : Asymetry information, financial ratios, bid-ask spread, rasio keuangan,