Laporkan Masalah

Pengaruh Peristiwa Right Issue Terhadap Perilaku Harga Saham Selama 1996-2000 di Bursa Efek Jakarta

HURAEROH, ABU (pembimbing: Dra. Sri Handaru Yulianti, MBA), Dra. Sri Handaru Yulianti, MBA

2012 | Skripsi | S1 Management

Penelitian ini merupakan penelitian empiris mengenai pengaruh peristiwa right issue terhadap peri1aku harga saham yang dilakukan di Bursa Efek Jakarta. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah untuk menguji apakah dalam peristiwa tersebut terdapat abnormal return saham perusahaan yang melakukan right issue. Secara khusus, tujuan penelitian ini adalah untuk menguji apakah para pemodal di Bursa Efek Jakarta memperoleh abnormal return dengan adanya informasi yang dipublikasikan berupa pengumuman right issue yang dilakukan oleb emiten atau apakah harga sekuritas mencerminkan informasi mengenai pengumuman right issue. Dengan kata lain bisa pula diketahui apakah Bursa Efek Jakarta efisien dalam bentuk setengah kuat. Sampel yang digunakan dalam pei1elitian ini sebanyak 63 saham yang dipilih berdasarkan kriteria-kriteria tertentu. Peri ode pengamatannya adalah tahun 1996 sampai tahun 2000.

Hipotesis yang diajukan adalah: para investor di BEJ masih memperoleb abnormal return dengan adanya informasi yang dipublikasikan berupa pengumuman right issue yang dilakukan oleh emiten selama periode tahun 1996-2000. Sedangkan variabel yang diteliti meliputi harga saham dan indeks harga saham (IHSG) harian serta pengumuman right issue selama periode pengamatan.

Untuk mencapai tujuan penelitian digunakan tes abnormal return yang dicari dengan menggunakan model indeks tunggal. Adapun beta saham diperoleh dari estimasi dengan menggunakan metode koreksi bias beta Fowler dan Rorke empat lead dan empat lag. Perlu adanya koreksi bias beta karena BEJ masih tergolong dalam thin market yang mana banyak terdapat saham yang tidak aktif diperjualbelikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa para pemodal masih memperoleh abnormal return dengan adanya pengumuman right issue atau barga sekuritas tidak mencerminkan informasi mengenai pengumuman right issue yang dilakukan oleh emiten. Hal ini ditandai dengan Average Abnormal Return (AAR) yang berbeda dengan nol pada tingkat signifikan 5%. Hal ini sekaligus menandakan bahwa Bursa Efek Jakarta selama periode 1996-2000 belum efisien dalam bentuk setengah kuat.

Kata Kunci : harga saham, perdagangan saham, right issue, abnormal return, average abnormal return


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.