Analisis Hubungan Budaya Organisasional dengan Komitmen Organisasional, Kepuasan kerja, dan Kohesi Kelompok Kerja: studi pada Perum Pegadaian Kantor Wilayah Yogyakarta
Hidayat, Muhammad Reza, Dra. Reni Rosari, M.B.A.
2008 | Skripsi | S1 Extention - ManagementBudaya adalah suatu sistem nilai bersama, asumsi-asumsi, pola hubungan dan keyakinan yang digunakan dalam berinteraksi oleh anggota perusahaan, struktur organisasi, dan sistem pengawasan untuk menciptakan norma perilaku. Pemimpin organisasi perlu mendorong budaya karena akan berdampak pada kepuasan karyawan, komitmen, dan kohesi kelompok kerja. Studi ini meneliti bagaimana hubungan budaya organisasional dengan komitmen organisasional, kepuasan kerja, dan kohesi kelompok kerja yang ada di Perum Pegadaian Kanwil Yogyakarta, dan menganalisis hubungan tersebut kuat ataukah lemah. Instrumen budaya organisasional diadaptasi dari Robbins (2003) yang terdiri dari tujuh karakteristik, dengan menggunakan skala Likert 1 (sangat tidak setuju) sampai dengan 5 (sangat setuju) sebagai variabel independen. Kuesioner komitmen organisasional diukur dengan OCQ (Organization Commitmen Questionnare) dari Luthans (1995), dengan skala Likert 1 (sangat tidak setuju) sampai 5 (sangat setuju). Kuesioner kepuasan kerja diukur dengan MSQ ( The Minnesota Satisfaction Questionnare) dari John (1996) dengan menggunakan skala Likert 1 (sangat tidak setuju) sampai dengan 5 (sangat setuju). Kuesioner Kohesi Kelompok Kerja dari Robbins (2003) dengan menggunakan skala Likert 1 (sangat tidak setuju) sampai dengan 5 (sangat setuju), sebagai variabel dependen. Dari hasil penelitian, Perum Pegadaian Kanwil Yogyakarta cenderung memiliki budaya yang kuat, artinya dari tujuh dimensi budaya organisasional secara dominan telah berjalan secara optimal. Terdapat hubungan yang positif signifikan antara budaya organisasional dengan variabel komitmen organisasional, kepuasan kerja, dan kohesi kelompok kerja pada Perum Pegadaian Kanwil Yogyakarta. Oleh karena itu secara teoritis pengujian hipotesis I, II, dan III dapat diterima dan secara statistik terbukti melelui uji korelasi, hal ini ditunjukkan dengan hasil angka positif. Kata Kunci : Budaya Organisasional, Komitmen Organisasional, Kepuasan Kerja, Kohesi Kelompok Kerja.
Culture is a system of shared values, assumptions, pattern of relationship and beliefs used on interact by company's people, organizational, structure, and control system to produce behavioral norms. Organizational leaders must recognize of their culture because it will impact on commitmen, employee satisfaction, and work-group cohesion. Our study investigates how does relationship among organizational culture impact organizational commitment, job satisfaction, and work-group cohesion in Perum Pegadaian, Yogyakarta Branch Office, and to analyzes that reliationship is strong or weak. Organizational culture instrumen was adapted from Robbins (2003) in seven characteristic, with Likert scale 1 (very disagree) to 5 ( very agree) as independent variable. Organizational commitmen questionnaie was measured by OCQ Luthan's (1995) with Likert scale 1 (very disagree) to 5 ( very agree). John (1996) measured Job satisfaction throught to use of The Minnesota Satisfaction Questionnare (MSQ), with Likert scale 1 (very disagree) to 5 ( very agree). Work-group cohesion was measured based on Robbins (2003), with Likert scale 1 (very disagree) to 5 ( very agree). From private research, Perum Pegadaian, Yogyakarta Branch Office has dominated strong culture. It's means from seven characteristic of culture is being optimal dominantly.
There are positive significant relationship between organizational culture with organizational commitment, job satisfaction, and work-group cohesion on private research in Perum Pegadaian, Yogyakarta Branch Office. However, hypothesis testing I, II, III, was accepted and statistical was proved throught correlation testing and with positive value. Keyword : Organizational Culture, Organizational Commitment, Job Satisfaction, Work-Group Cohesion.
Kata Kunci : Budaya Organisasi; Komitmen Organisasional; Kepuasan kerja; Kohesi Kelompok Kerja