Pengaruh Isu Bakteri Sakazakii Pada Pembelian susu Formula Nestle
HIDAYATI, MARLINA (Adv.: B.M. Purwanto, Dr., M.B.A.), B.M. Purwanto, Dr., M.B.A.
Konsumsi susu formula merupakan salah satu alternatif bagi orang tua untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bagi buah hati mereka. Akan tetapi beredarnya isu bahwa sebagian susu formula yang beredar di masyarakat telah tercemar oleh bakteri enterobacter sakazakii telah meresahkan orang tua khususnya yang memiliki bayi atau anak usia balita. Salah satu susu formula yang cukup dikenal masyarakat dan diisukan telah tercemar oleh bakteri enterobacter sakazakii tersebut adalah susu formula Nestle. Adanya isu ini menimbulkan berbagai persepsi dan sikap terhadap susu formula Nestle.
Tujuan penelitian ini adalah (1) mengukur tingkat pengetahuan konsumen tentang isu bakteri sakazakii, (2) menganalisis persepsi konsumen tentang keamanan produk susu formula Nestle dengan adanya isu bakteri sakazakii, dan (3) menganalisis pengaruh persepsi konsumen tentang keamanan produk susu formula Nestle pada sikap dan niat beli ulang konsumen terhadap susu formula Nestle dengan adanya isu bakteri sakazakii. Responden dalam penelitian ini adalah para orang tua yang memiliki anak berusia 1-3 tahun dan mengkonsumsi susu formula Nestle dan berdomisili di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Metode analisa data yang digunakan adalah Regresi Linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata responden memiliki pengetahuan yang baik tentang bakteri sakazakii, meliputi pengetahuan tentang keberadaan bakteri sakazakii; bahaya bakteri sakazakii; risiko terbesar terinfeksi bakteri sakazakii; dan pencegahan risiko terinfeksi bakteri sakazakii. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa meskipun susu formula Nestle merupakan salah satu susu formula yang diisukan telah terkontaminasi oleh bakteri sakazakii, konsumen tetap percaya terhadap keamanan produk susu formula Nestle. Persepsi konsumen tentang keamanan produk susu formula Nestle ini berpengaruh secara signifikan terhadap sikap dan niat beli ulang konsumen terhadap susu formula Nestle.
Infant formula is one of an alternative solution for parents to satisfy the nutrition need of their baby. However, the issue stated that some infant formula in market have been contaminated by enterobacter sakazakii bacteria, made parents worried, especially who have under five years old baby. One of a well known infant formula and has been indicated to be contaminated by enterobacter sakazakii bacteria is Nestle infant formula. This issue stimulates many consumers perception and attitude towards Nestle infant formula.
The objective of the study is (1) to measure the consumers awareness about sakazakii bacteria issue, (2) to analyze the consumers perception towards Nestle infant formulas product safety by the sakazakii bacteria issues presence, and (3) to analyze the influence of the consumers perception towards Nestle infant formulas product safety to the consumers attitude and repurchase intention towards Nestle infant formula by the sakazakii bacteria issues presence.
The respondent of the study consist of parents who have 1-3 years old baby and consumes Nestle infant formula, and stay at Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang and Bekasi area. The data analysis method used is Linear Regression.
The study indicated that respondent in average has a good knowledge about sakazakii bacteria, such as knowledge about the environment of sakazakii bacteria, the danger of sakazakii bacteria, the greatest risk of sakazakii bacterias infection, and the prevention of sakazakii bacterias infection risk. The study also indicated that in despite of the issue, the consumer keeps believe to Nestle infant formulas product safety. The consumers perception towards Nestle infant formulas product safety has significant influence on the consumers attitude and repurchase intention towards Nestle infant formula.
Kata Kunci : product safety, perception, attitude, repurchase intention, keamanan produk, persepsi, sikap, niat beli ulang