Laporkan Masalah

PENGARUH PENERAPAN INFORMASI AKUNTANSI MANAJEMEN TERHADAP PRESTASI EKONOMIS PERUSAHAAN INDUSTRI DASAR DI SUMATERA SELATAN

HERMI (Adv. Drs. Slamet Sugiri, M.B.A., Akuntan.), Drs. Slamet Sugiri, M.B.A., Akuntan

1993 | Tesis | S2 Accounting

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh penerapan informasi akuntansi manajemen terhadap prestasi ekonomis perusahaan industri dasar di Sumatera Selatan. Tujuan penelitian adalah: (1) untuk memperoleh bukti empiris tentang frekuensi penerapan informasi akuntansi manajemen, (2) untuk mengetahui tingkat hubungan antara pendidikan pemimpin, pengalaman pemimpin, umur perusahaan, status pemimpin dan bentuk pemilikan dengan penerapan informasi akuntansi manajemen, (3) untuk mengetahui besarnya pengaruh penerapan informasi akuntansi manajemen, pendidikan pemimpin, pengalaman pemimpin, umur perusahaan, status pemimpin dan bentuk pemilikan terhadap prestasi ekonomis perusahaan, (4) untuk mengetahui pengaruh penerapan informasi akuntansi manajemen itu sendiri terhadap prestasi ekonomis perusahaan.

Upaya ditempuh guna mencapai tujuan tersebut adalah mengumpulkan data primer melalui kuesioner dengan cara menclantarkan langsung kepada responden. Adapun data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah: prestasi ekonomis perusahaan (ROI), penerapan informasi akuntansi manajemen, pendidikan pemimpin, pengalaman pemimpin, umur perusahaan, status pemimpin dan bentuk pemilikan.

Data diuji dengan randomness test, hasilnya menunjukkan bahwa responden menjawab secara sunqguh-sungguh dan kesungguhan jawaban tersebut dapat dipercaya setelah dilakukan dengan pengujian reliability test. Tahap berikutnya melakukan pengujian hipotesis dengan hasil sebagai berikut:

(1) Frekuensi penerapan informasi akuntansi manajemen pada perusahaan industri mencapai 57,85 persen. Frekuensi ini cukup tinggi, terbukti dari hasil uji t bahwa t-hitung lebih besar dari t-tabel yaitu: 2,2549 > 1,714.

(2) Berdasarkan uji Fisher diperoleh bahwa pendidikan pemimpin, pengalaman pemimpin, umur perusahaan dan status pemimpin tidak mempunyai hubungan dengan penerapan informasi akuntansi smanajemen pada tingkat siginifikan 0,05, sedangkan bentuk pemilikan mempunyai hubungan dengan penerapan informasi akuntansi manajemen pada tingkat signifikan yang sama.

(3) Setelah dilakukan pengujian asumsi klasik (uji multikolinearitas) ternyata variabel status pemimpin dan bentuk pemilikan terjadi multikolinearitas dengan variabel-variabel lain. Dengan demikian maka analisis selanjutnya variabel status pemimpin dan bentuk pemilikan tersebut tidak dimasukkan lagi dalam persamaan regresi. Hasil analisis regresi dengan uji F menunjukkan bahwa variabel bebas (Xl, X2., X3 dan X4) secara keseluruhan berpengaruh signifikan terhadap prestasi ekonomis. Hal ini ditandai oleh nilai F-Hitung > F-tabel yaitu 4,167 > 2,93 pada tingkat signifikan 0,05. Sedangkan berdasarkan uji t untuk mengetahui pengaruh parsial masing-masing variabel diperoleh bahwa penerapan informasi akuntansi manajemen, pendidikan pemimpin dan umur perusahaan mempunyai pengaruh yang positif terhadap prestasi ekonomis perusahaan, namum pengalaman pemimpin berpengaruh negatif terhadap prestasi ekonomis perusahaan. Dari uji parsial tersebut ternyata hanya penerapan informasi akuntansi manajemen saja berpengaruh signifikan terhadap prestasi ekonomis.

(4) Karena penerapan informasi akuntansi manajemen saja berpengaruh signifikan terhadap prestasi ekonomit maka selanjutnya variabel ini dianalisis dengan metode regresi sederhana untuk mengetahui berapa besar pengaruhnya terhadap prestasi ekonomis. Berdasarkan perhitungan regresi diperoleh koefisien regresi sebesar 0,1519 atau 00.52 persen. Hal ini berarti bahwa setiap kenaikan satu persen frekuensi penerapan informasi akuntansi manajemen dapat meningkatkan prestasi ekonomis sebesar 0,152 persen. Sedangkan tingkat pengaruh penerapan informasi akuntansi manajemen tercermin dari koefisien determinan (R') = 0.4516 atau 45,16 persen, berarti yang dapat diterangkan oleh persamaan regresi tentang pengaruh penerapan informasi akuntansi manajemen terhadap prestasi ekonomis perusahaan adalah sebesar 45,16 persen dan sisanya variabel lain yang tidak masuk dalam persamaan regresi ini.

-

Kata Kunci : informasi akuntan; akuntan; prestasi ekonomis; industri


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.