Reaksi Pasar Modal Indonesia Terhadap Peristiwa Politik Dalam Negeri: Pengumuman Susunan Kabinet Gotong Royong
Herdyanto (Adv : Drs. Haryono, M.Com), Drs. Haryono, M.Com
Sebagai salah sate instrumen ekonomi yang memiliki peranan cukup penting maka pasar modal dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor ekonomi dan faktor non-ekonomi. Faktor non-ekonomi merupakan faktor-faktor diluar ekonomi
yang turut memberikan kontribusi pada perkembangan pasar modal, seperti faktor politik, faktor sosial, faktor lingkungan, dll.
Tujuan dan penelitian ini adalah untuk menguji apakah suatu peristiwa (event) politik dalam negeri mampu mempengaruhi kegiatan di pasar modal Indonesia. Dalam penelitian ini, peristiwa politik yang dipilih adalah peristiwa pengumuman susunan Kabinet Gotong Royong pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri periode 2001-2004.
Dengan menggunakan 36 saham yang tergolong dalam saham-saham LQ45 sebagai sampel, penelitian ini menganalisis mengenai rata-rata abnormal return saham sebelum dan sesudah event dan menganalisis mengenai rata-rata aktivitas volume perdagangan saham sebelum dan sesudah event.
Hasil uji beda rata-rata menunjukkan bahwa secara statistik tidak terlihat beda yang signifikan antara rata-rata abnormal return saham pada sepuluh hari sebelum dengan sepuluh hari sesudah event. Analisis terhadap aktivitas volume perdagangan menunjukkan bahwa secara statistik tidak terlihat beda yang signifikan antara rata-rata transaksi volume perdagangan sepuluh hari sebelum
dengan sepuluh hari sesudah event.
Kata Kunci : Pasar Modal Indonesia, Politik, Indonesia