Analisis Investasi Sektor Publik Pada Pembangunan Kembali Pasar Kahayan di Kota Palangkaraya Tahun 2009-2010
HENSLI KAMIAR(pembimbing: Bambang Riyanto LS, Dr., MBA.), Bambang Riyanto LS, Dr., MBA.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan pembangunan kembali Pasar Kahayan di Kota Palangka Raya berdasarkan nilai manfaat (benefit) dan biaya (cost) pada aspek ekonomi dan sosialnya. Dalam menganalisis data yang diperoleh akan melalui 3 (tiga) tahap yaitu (1) mengidentifikasi seluruh biaya dan manfaat; (2) mengkuantifikasikan seluruh biaya dan manfaat dalam satuan moneter; dan (3) menghitung nilai biaya dan manfaat bersih investasi yaitu dengan membagi nilai arus kas bersih dari manfaat dan biaya dengan faktor diskonto (discount factor) selama umur ekonomis bangunan Pasar Kahayan. Analisis akan menggunakan metode Net Present Benefit (NPB) selama perkiraan umur ekonomis Pasar Kahayan, jika hasil akumulasi bernilai positif maka investasi dianggap layak (feasible) untuk dilakukan, atau jika hasil akumulasi bernilai negatif maka investasi dianggap tidak layak (unfeasible) untuk dilakukan.
Hasil penelitian adalah teridentifikasi nilai manfaat (benefit) dan biaya (cost) pembangunan kembali Pasar Kahayan menghasilkan tambahan (incremental) manfaat dan biaya secara finansial yang merupakan aspek ekonominya maupun non finansial yang merupakan aspek sosialnya. Tambahan manfaat secara finansial terdiri dari pendapatan sewa blok, pendapatan retribusi pasar, pendapatan retribusi sampah, pendapatan retribusi parkir, dan pendapatan retribusi kakus. Tambahan manfaat non finansial terdiri dari terciptanya lapangan kerja dan berkurangnya biaya penanganan tindak kejahatan. Tambahan biaya secara finansial terdiri dari biaya gaji pegawai, biaya pemakaian listrik dan air, serta biaya pemeliharaan dan perawatan bangunan. Tambahan biaya non finansial terdiri dari biaya pengelolaan sampah dan biaya perumahan. Analisis menggunakan metode NPB selama umur ekonomis yang diperkirakan 20 tahun serta tingkat diskonto (discount factor) 7,5%. Pada skenario kondisi dengan asumsi optimis menghasilkan NPB negatif sebesar Rp20.131.131.877,00 dan dengan asumsi pesimis menghasilkan NPB negatif sebesar Rp21.912.920.988,00. Ini berarti bahwa investasi yang dilakukan tidak layak (unfeasible) dilaksanakan pada kedua skenario kondisi tersebut.
This research aim was to analyze the appropriateness of redevelopment Kahayan market in Palangka Raya based on benefit and cost values in economy and social aspects. In analyzing data which obtained by three steps there are (1) identification all of the beneficial and cost; (2) quantification all of the beneficial and cost in monetary unit and (3) calculate infestation net beneficial and cost values there was divided net cash flow from beneficial and cost by discount factor while economies age of Kahayan Market build. These analyses will use Net Present Benefit (NPB) method during the estimation of economies age if Kahayan Market, if accumulation result is positive so infestation is considered feasible to perform, or if accumulation result is negative so infestation was considered unfeasible to perform.
The result of the research is the identified benefit value and the cost of Kahayan market rebuilding, obtain financially advantage incremental and cost which is either economic or non-financial aspects that being social aspect. Advantage incremental financially consist of blok rent, market retribution, parking retribution and toilet retribution income. Non financial advantage incremental comprises the created job opportunity and the reduced criminal handling cost. Advantage incremental financially consist of salary, electricity and water consumption also building maintenance and treatment cost. Non financial incremental cost consist of trash administration and housing fee. The analysis using NPB method during economic period which is estimated for 20 years and discount factor by 7,5%. In condition scenario with optimistic assumption generate negative NPB as much as Rp. 20.131.131.877,00 and with pessimistic assumption generate negative NPB as much as Rp. 21.912.920.988,00. This means that the investment undertaken unfeasible to be executed in such both condition scenario.
Kata Kunci : Kahayan Market, Benefit, Cost, Net Present Benefit (NPB), Economies age, discount factor, Pasar Kahayan, manfaat (benefit), biaya (cost), Net Present Benefit (NPB), umur ekonomis, tingkat diskonto