Laporkan Masalah

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Rentabilitas Aktiva Pada Kelompok Bank Devisa Swasta Nasional Yang Melaksanakan Merjer di Indonesia (183-1988)

Helmi, Muhamad. (Adv.: Prof. Dr. Bambang Riyanto), Prof. Dr. Bambang Riyanto

2015 | Tesis | S2 Management

Tesis ini pada dasarnya membahas faktor-faktor yang

mempengaruhi rentabilitas aktiva pada kelompok bank devisa swasta nasional di Indonesia yang telah melakukan merjer, selama periode 1983 - 1988. ObyeK penelitiannya difokuskan pada kelompok bank devisa swasta nasional yang merjer, yang mencakup tujuh bank, dan sebagai obyek pembandingnya adalah kelompok bank devisa swasta nasional yang tidak me-ngalami proses merjer, yang mencakup tiga bank.

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana rentabilitas aktiva yang dipero-leh dengan adanya merjer, dan faktor-faktor apakah yang mem-pengaruhi pencapaian rentabilitas aktiva kelompok bank devi-sa swasta nasional yang melakukan merjer.

Analisis diawali dengan meneliti besarnya rentabilitas aktiva rata-rata yang dihasilkan oleh kedua kelompok bank devisa tersebut, kemudian melakukan pengujian statistik me-ngenai selisih perbedaan rentabilitas aktiva kedua kelompok. Dari hasil penelitian menunjukkan, bahwa rentabilitas akti-va rata-rata dihasillfan oleh Aelomnak bank devisa swasta na-sional yang merjer lebih besar daripada rentabilitas aktiva rata-rata Belompak yang tidak merjer, dan dari hasil pengu-jian statistik menunjukkan, bahwa rentabilitas aktiva rata-rata dari Redua kelompok tersebut berbeda secara signifilfan. Oleh karena rentabilitas aktiva merupakan ukuran efisiensi -penggunaan dana secara keseluruhan, maka rentabilitas aktiva yang lebih besar pada kelompok yang merjer memberikan arti bahwa kelompok yang merjer dapat menggunakan dananya lebih efisien daripada kelompok yang tidak merjer. Dilain pihak, rentabilitas aktiva yang lebih besar mencerminkan adanya si-nergi yang diperoleh dari merjer.

Berdasarkan temuan hasil penelitian yang pertama di atas, Kemudian dikaji lebih lanjut faktor-faktor apakah yang memberi sumbangan (pengarUh) terhadap perolehan ROA yang le-bih besar pada kelompok yang merjer, dengan menggunaKan pen-dekatan ekonometrik. Dengan menggunakan metoda regresi line¬ar berganda diperoleh hasil, bahwa faRtor yang mempengaruhi ROA secara signifilcan adalah non earning asset dan interme¬diary cost, sedangkan faRtor loan deposit ratio memberikan pengaruh yang tidalt signifikan.

Implikasi hasil penelitian ini adalah, bahwa untuk me-ningkatkan ROA di masa mendatang, segala upaya yang dilaku-Kan oleh kelompok bank deVisa swasta nasional yang merjer haruslah bertumpu pada tiga bidang kebijaksanaan yang pokok, yaitu maksimalisasi pencapaian loan deposit ratio, peneRanan non earning asset, dan mempertajam efisiensi pengeluaran bi-aya intermediasi.

This thesis fundamentally discusses the factors influ

encing the return on asset of the private national foreign exchange banks group in Indonesia that had been doing merger along the period of 1983 - 1988. Its research object was focused on the group of the private national foreign exchange bank of merger, that was consisting of seven banks, and the comparator object was the private national foreign exchange banks group not doing merger processes, consisting of three banks.

The purposes want to be reached in this research were

to know those return on asset to be gotten of existing the merger, and what factors influencing the return on asset achieving of the private national foreign exchange banks doing merger.

The analysis was preceded by researching the averages

amount of the return on asset produced by the both groups of the exchange banks above, and then doing the statistical test on the differences between the both groups' return on asset differents. From the research results, it had been pointed out that the averages return on asset produced by the group of the private national foreign exchange hanks that was doing merger was greater than those return on asset of those group not doing merger, and from the statistical test done, it was shown that the averages return on asset of

the two groups were significantly different. For the return

on asset constitute the efficiency measure of the whole fund usages, the greater of return on asset in the group doing merger meant that the group of merger was able to use its fund more efficient that the group not doing merger. In the other hand, the return on asset of greater reflected the synergy gotten from merger.

Based from the first research results above, then it

was further examined what factors influencing the greater return on asset gain on the merger group, using the econo¬metrics approach. By using the multiple linear regression method, it had been gained the results that the factors

influencing the return on asset of significant were the non earning asset and intermediary cost, meanwhile the loan deposit ratio factor was giving the effect of unsignificant.

The implication of this research was that to increase return on asset in the future, so the all efforts conducted by the group of the private national foreign exchange banks doing merger should be rested on three principal policy fields, that were the achieving maximalization of the loan deposit ratio, the streesing on the non earning asset, and sharpening the intermediary cost efficiency.

Kata Kunci : Rentabilitas, Bank Devisa, Bank Swasta


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.