Benchmarking: Tool to Assess Internal Supply Chain Performance in PT. Mudking Timur Jauh Raya
HASIHOLAN, ANDREAS MARTIN (Pembimbing: Wakhid Slamet Ciptono, M.B.A., M.P.M., Ph.D.), Wakhid Slamet Ciptono, M.B.A., M.P.M., Ph.D.
Indonesia memposisikan industri minyak dan gas sebagai industri yang strategis. Dengan demikian para pemain yang ada didalam nya mempunyai peran yang penting untuk mendukung pemerintah. Sebagai oil service company PT. Mud King Timur Jauh Raya (MKTJR) menyediakan perusahaan minyak dengan produk teknikal. Hal tersebut membutuhkan sinkronisasi dan kesatuan kerja dengan memfokuskan dan menaikan performa kolaborasi antara pemasok dan pelanggan nya. Inernal supply chain management (ISCM) adalah sebuah proses makro yang mengkolaborasikan perusahaan dengan pelanggan dan pemasok.
Penilitian ini dimulai dengan ide bagaimana menaikan performa ISCM MKTJR. Hal tersebut membutuhkan pengukuran operasional yang benar. Salah satu alat pengukuran nya adalah Benchmarking Internal Supply Chain Performance. Benchmarking dipilih karena penelitian ini membandingkan performa ISCM dari tahun 2007 sampai 2010.
Penelitian ini mengadopsi metode kualitatif dan mengumpulkan data primer melalui observasi simpel dan wawancara tidak terstruktur. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan perusahaan untuk mendukung analisa. Penggunaan penelitian natural dapat membuka praktik-praktik yang berkaitan dengan ISCM. Penelitian ini mencoba membantu MKTJR dalam dua hal; mengidentifikasi area yang memungkinkan peningkatan. Kedua memfokuskan perusahaan pada area yang sangat membutuhkan peningkatan.
Hasil penilitian ini menunjukan MKTJR tidak efisien dalam mengelola internal supply chain process terutama raw material dan work in process, internal supply chain management inefficiency perlu untuk dinaikan, dan internal supply chain working capital sangat buruk karena ketidakseimbangan account payable, account receivable, dan inventory.
Indonesia positions oil and gas (O&G) industry as strategic industry. Therefore, players inside the industry play important role to support the government. As oil service company, PT. Mud King Timur Jauh Raya (MKTJR) supplies oil company with technical product. It has to achieve alignment and synchronization by focusing and improving collaboration among suppliers and customers. Internal supply chain management (ISCM) is macro process that collaborates with customer and supplier.
This research starts with the ideas of how to improve MKTJR ISCM. It needs to have the right measurement and assessment on their operations. One tool to do so is Benchmarking Internal Supply Chain Performance. Benchmarking is selected because this research is comparing its ISCM performance from 2007 to 2010.
This research adopts qualitative method and collects primary data through simple observation and unstructure interview. The secondary data from financial report is used to support the analysis. The use of natural research can reveal some practices related with ISCM. This research tries to help MKTJR in two things; identification of the possible area for improvement in its internal supply chain process. The second is to keep MKTJR focus on specific area in its internal supply chain that required attention; internal supply chain management efficiency and internal supply chain working capital.
The result of this research shows that MKTJR is not efficient in managing its internal supply chain process especially for its raw material and work in process, the internal supply chain management inefficiency has to be improved, and the internal supply chain working capital is worse because imbalance account payable, account receivable, and inventory.
Kata Kunci : internal supply chain management, internal supply chain process, benchmarking, holding time, internal supply chain working capital.