Pengaruh volatilitas harga minyak dunia terhadap variabel-variabel makroekonomika Indonesia 2000I-2008IV
HASFI, HAIDI NUR , Dr. Samsubar Saleh, M.Soc,Sc
Minyak bumi merupakan komoditas strategis yang penting untuk menopang proses produksi dibandingkan dengan sumber energi lainnya, oleh karenanya fluktuasi harga minyak sangat sensitif terhadap kondisi perekonomian dan pertumbuhan ekonomi setiap negara. Pada periode tahun 2000 sampai dengan 2008, harga minyak dunia melonjak cukup tinggi dari US$26 per barel pada tahun 2000 menjadi US$147 per barel pada tahun 2008. Kenaikan harga minyak dunia yang sangat volatile yaitu sebesar tujuh kali lipat dalam periode yang cukup singkat tentunya akan memberikan dampak negatif bagi perekonomian Indonesia dari berbagai aspek, terlebih lagi saat ini Indonesia merupakan negara net importir dan masih belum bisa terlepas dari ketergantungan akan minyak.
Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak kenaikan harga minyak dunia terhadap kondisi makroekonomika Indonesia beserta kebijakan yang diambil pemerintah untuk mengatasi shock tersebut. Kondisi makroekonomika Indonesia dicerminkan oleh pertumbuhan ekonomi, inflasi, tingkat suku bunga, jumlah uang beredar, tingkat kurs, defisit APBN, dan return IHSG. Data yang digunakan dalam kajian empiris ini adalah data sekunder runtut waktu kuartalan dari tahun 2000I sampai dengan tahun 2008IV atau sebanyak 36 pengamatan yang diperoleh dari berbagai terbitan. Alat analisis yang digunakan adalah Vector Autoregression (VAR) dengan penekanan pada analisis impulse response (IRF) dan Variance Decomposition.
Hasil estimasi model VAR ditunjukan oleh analisis impulse response function (IRF) Analisis impulse response function menunjukkan bahwa dengan kondisi Indonesia yang merupakan negara net importir minyak diperoleh hasil bahwa pertumbuhan ekonomi, jumlah uang beredar, return IHSG memberikan respon negatif terhadap shock kenaikan harga minyak. Inflasi, tingkat suku bunga, tingkat kurs, dan defisit APBN memberikan respon positif terhadap terjadinya shock harga minyak. Dari analisis variance decomposition terlihat bahwa harga minyak dunia memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap fluktuasi masing-masing variabel lainnya.
Kata Kunci : shock harga minyak dunia, model VAR, impulse response function, variance decomposition, SOPI