Evaluasi Pengendalian Internal Terhadap Prosedur Penerimaan Kas Khususnya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang merupakan Sumber dari Penerimaan Kas
HASCARIYO, DWI (Pembimbing: Slamet Sugiri, prof., Dr., M.B.A.), Slamet Sugiri, prof., Dr., M.B.A.
Penelitian ini menggunakan Balai Telekomunikasi dan Informatika Perdesaan (BTIP-BLU) sebagai objek dalam mengevaluasi Pengendalian Internal terhadap penerimaan kas khususnya Penerimaan Negara Bukan Pajak. BTIP – BLU merupakan sebuah perusahaan Badan Layanan Umum Bertahap yang merupakan suatu Badan dibawah koordinasi Direktorat Pos dan Telekomunikasi pada Departemen Komunikasi dan Informatika. Pengendalian internal merupakan sistem dan prosedur yang digunakan perusahaan untuk mencapai sasaran dan tujuan yang diinginkan, yaitu menghasilkan laporan keuangan yang akurat serta mendorong ketaatan terhadap kebijakan dan peraturan yang telah ditetapkan. Dalam Evaluasi Pengendalian Internal penulis menggunakan pendekatan COSO yang terdiri dari beberapa komponen yaitu lingkungan pengendalian (Control Environtment), penentuan resiko (Risk Assesment), aktivitas pengendalian (Control Activities), informasi dan komunikasi (Information and Communication), serta pengawasan (monitoring). Dari kelima komponen di atas, hampir semua komponen tersebut berjalan dengan sebagaimana mestinya dan sudah memadai. Hanya komponen aktivitas pengendalian yang tidak memadai karena masih banyak kekurangan yang mencakup penelaahan kinerja, pengolahan informasi, pengendalian fisik, dan pemisahan fungsi. Selain itu fungsi pencatatan biaya tidak terpisah dari fungsi anggaran biayanya.
This study uses Central Rural Telecommunications and Informatics (BTIP - BLU) as objects in the evaluation of internal control of cash receipts, especially non-tax state. BTIP - BLU is a company of Public Service Board which is an Agency Staged under the coordination of the Directorate of Post and Telecommunications at the Ministry of Communications and Information Technology. Internal controls are systems and procedures that companies use to achieve the desired goals and objectives, namely producing accurate financial statements and encourage adherence to policies and rules set. Evaluation of Internal Control in the author uses the COSO approach that consists of several components, namely the control environment (Control Environtment), determination of risk (Risk Assessment), the activity of control (Control Activities), information and communications (Information and Communication), as well as supervision (monitoring). Of the five components above, almost all components are running properly and are adequate. Only components that control activities are not adequate because there are still many shortcomings that include a review of performance, informationprocessing, physical control, and separation of functions. Besides recording function does not charge fees separate from the budget function.
Kata Kunci : Penerimaan Negara Bukan Pajak, Pengendalian Internal, internal control, non-tax state, lingkungan pengendalian (Control Environtment), penentuan resiko (Risk Assesment), aktivitas pengendalian (Control Activities), informasi dan komunikasi (Information an