Laporkan Masalah

Kinerja sekolah menengah Atas (SMA) di Kabupaten Brebes, Tegal dan kota Tegal tahun ajaran 2001 - 2003: penerapan data envelopment analysis (DEA) dan model servqual (GAPS)

Hasanudin, Muhamad (Adv. Prof. Dr. Mardiasmo, MBA), Prof. Dr. Mardiasmo, MBA

2013 | Tesis | S2 Accounting

Tingkat efisiensi dankualitas layanan dapat digunllbn sebagai alat untuk mengukur kinerja organisasi jasa. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan: peJtama, mengukur tingakat efisiensi yang dicapai sekolah sebelum dan sesudah diterapkan MPMBS pads taboo ajaran 2001-2003, dan menganalbis fator-faktor yang menentukan tingkat efisiensi. Kedua menganalisis kualitl!S layanan ,endidikan yang diberikan Sekolah Menengah Atas (SMA) .

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalahdata primer dau data sekunder. Data primer yang diperoleh untuk menganalisis kualitas layanan pendidikan di sekolah. Untuk data sekunder digunakan unnllk menganalisis tingkat efisiensi sekolah. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data primer adalah metode survey dengan mengunakan instnunen SERVQUAL yang dikembangkan oleh Parasuraman, Zeithalm dan Berry, yang kemudian dimodifikasi lagi untuk sesuai dengan dunia pendidikan (Ileh Shank et al., data sekunder dikumpulkan melalui observasi langsung pada masing-masing sekolah. Metode analisis yang digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi adalah Data Envelopment Analysis (DEA). Untuk analisis kualitas layanan pendidikan digunakan metode analisis gap antara persepsi siswa dengaJll persepsi guru.

Hasil analisis efisiensi pads 18 sekolah SMA menUllljukan bahwa (a) pads tabun ajaran 2001 ada 2 SMA yang kurang efisien, pads tahun ajaran 2002 SMA yang kurang efisien berjumlah 3 buah SMA, sedangkan plda taboo ajaran 2003 SMA yang kurang eDsien tetap sarna 3 buah SMA. (b) Dari tabun ajaran 200 1 sampai 2003, ada 8 SMA yang kurang efisien, semunya SMA negeri. (c) faktor penyebab ketidakefisienan disebabkan karena pemborosan/swplus peda input: luas laboratorium, gaji guru, jumlah komputer dan rasilC) guru.-murid. Hasil analisis kualitas layanan pendidikan dari 18 sekolah SMA menunjukan bahwa; terdapat gap negatip antara persepsi siswa dan persepsi guru tedladap kualitas layanan yang diterima siswa.

The efficiency scale and quality service can be used as a tool to measure the performance of service organization. This research has two objectives. First, for measuring efficiency scale which can be school before and after applied MPMBS in academic years 2001-2003 and for anal~g all factors which ascertain the achievement of efficiency scale. Second, for analyzing the senior high schools service quality.

In this research the data used primary and secondary data. Primary data is used to analyze the service quality in schools. And secondary data is uSed to measure the schools efficiency scale. Survey method using Servqual instrument, developed by Paras Zeithalm, and Berry, and then modified by Shank et al to applied in schools, secondary data is collected by direct observation in the each schools. Data envelopment analysis (DEA) is used to measure the efficiency scale. And perception gap analysis method is used to analyze the schools service quality.

The result of efficiency analysis to eighteen senior high schools showing as; (a) Two senior high schools is inefficiency in academic years 2001, three senior high schools inefficiency in academic years 2002 land in academic years 2003 have three senior high schools inefficiency. (b) From academic years 2001 until 2003 eight senior high schools inefficiency, all of its are public schools. (c) Factors which ascertain the efficiency scale of schools are Iswplus inputs: wade of laboratory, teachers' salary, computers and ratio teacher-pupil. The result service quality to the eighteen senior high schools showing as; it was found that there is a negative gap between the students and the teachers perceptions to service quality been perceived by students.

Kata Kunci : Efisiensi, Efisiensi Teknis, Kinerja, Data Envelopment Analysis (DEA), SERVQUAL dan Kualitas layanan yang diterima, efficiency, technical efficiency, data envelopment analysis (DBA), SERVQUAL and percieved service quality


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.