EVALUASI IMPLEMENTASI PENYUSUNAN SASARAN KINERJA DENGAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD (Studi Kasus pada PT. Pupuk Kalimantan Timur)
Haryati, Mira Puspita, Dr. Bambang Riyanto LS., MBA., Ak
Globalisasi ekonomi telah menciptakan lingkungan bisnis yang menyebabkan perlunya peninjauan kembali prinsip-prinsip manajemen yang digunakan oleh perusahaan tak terkecuali BUMN, untuk mampu bertahan dan bertumbuh dalam persaingan tingkat dunia. Perusahaan-perusahaan yang berbenah bukan hanya perusahaan swasta tetapi juga Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sebagai perusahaan yang modalnya dimiliki negara, BUMN berada di antara lingkungan birokrasi dan bisnis.
Balanced scorecard merupakan contemporary management tool yang digunakan untuk mendongkrak kemampuan organisasi dalam melipatgandakan kinerja keuangan. Balanced Scorecard memiliki empat perspektif, yaitu perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal dan pembelajaran dan pertumbuhan. Konsep balanced scorecard dipilih sebagai pengukur kinerja karena dapat memberikan gambaran yang lebih luas tidak hanya pada sisi keuangan tetapi juga sisi nonkeuangan.
Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengevaluasi implementasi penyusunan sasaran kinerja pada PT. Pupuk Kaltim dengan pendekatan balanced scorecard. Penelitian ini merupakan studi kasus pada PT. Pupuk katim dan Metode digunakan adalah Field Research Method.
Penelitian ini memiliki kesimpulan bahwa perusahaan telah memperhatikan ke empat perspektif balanced scorecard dalam penyusunan sasaran kinerja dan perlunya penyusunan sasaran kinerja dengan pendekatan balanced scorecard di Pupuk Kaltim dengan penyesuaian kondisi lapangan.
Globalization of economics created bussiness environment that causes require analyzing again management principles using the corporate including BUMN, for endurable dan growth of competition in the world. The corporates is that not only corporate private,but the corporate public (BUMN). The corporate is that capital was public, BUMN among was bureaucracy and bussiness.
Balanced scorecard is contemporatry management tool using capable organization in financial performance. Balanced Scorecard has four perspectives: financial, customers, internal business process and learning and growth perspectives. Balanced Scorecard concept is selected to measure performance because it can provide wider description, not only on financial side but also non financial side.
The purpose of the research is evaluation implementation object performance scheme of PT. Pupuk kaltim with balanced scorecard approach. This research was case study in PT. Pupuk Kaltim and the method using a field research method.
The conclusion is that corporate was to pay attention for four perspective of balanced scorecard on scheme object performance and Pupuk Kaltim need scheme performance with balanced scorecard approach and adaptation field condition.
Kata Kunci : Balance scorecard, perspektif, sasaran, pengukuran kinerja