Pengaruh informasi arus kas operasi dan Penyesuaian akrual terhadap aktivitas volume Perdagangan saham di bursa efek jakarta
Hartomo,Octavianus Digdo (Pembimbing :Prof. Dr. Zaki Baridwan, M.Sc), Prof. Dr. Zaki Baridwan, M.Sc
1999 | Tesis | S2 AccountingBeberapa metode dapat digunakan untuk mendeteksi reaksi pasar sebagai suatu tanggapan terhadap pengumuman laporan keuangan. Salah satu diantarannya adalah dengan mengamati tingkah laku pasar yang diproksikan dengan adanya kejutan dalmn aktivitas volume perdagangan (unexpected trading volume) selmna periode diseputar pengumuman laporan keuangan. Unexpected trading volume yang IIllmcul diseputar taoggal peogmmanan laba tersebut diyakini berhubungan erat dengan ketersediaan predisclosure information berupa variabel yang telah diketahui nilainya sebelum pengumuman laba, yaitu ukuran perusahaan. Dekomposisi komponen laba dalam laporan keuangan akan menghasilkan suatu informasi baru yang berguoa bagi para investor dan pemakai lainnya. Apabila laba terbagi menjadi arus kas operasi dan penyesuaian akrual, maka informasi baru tersebut akan menimbulkan reaksi pasar yang berbeda untuk masing-masing komponen laba tersebut. Penelitian ini mencoba menguji apakah terdapat pengaruh yang signifikan dari informasi arus kas operasi dan penyesuaian akrual terhadap unexpected trading volume pada perusahaan deogan ukuran yang berbeda Hasil penelitian ini membuktikan bahwa apabila digunakan deflator nilai pasar perusahaan pada awal tahun, maka tidak ditemukan adanya pengaruh yang signifikan dari arus kas operasi, penyesuaian akrual dan ukuran perusahaan terhadap timexpected trading volume. Sedangkan apabila digunakan deflator nilai arus kas operasi penyesuaian akrual pada tahun sebehmmya, maka ditemukan adanya pengaruh yang signifikan dari arus kas operasi dan penyesuaian akrua1 terhadap unexpected trading volume pada tahtm 1997 dan data keseluruhan. Pada tahun 1996 hanya ditemukan. penyesuaian akrual dan ukuran perusahaan yang mempengaruhi unexpected trading volume, sedaogkan pada tahun 1995 tidak ditemukan pengaruh yang signifikan baik dari arus kas operasi, penyesuaian akrual maupun ukuran perusahaan terhadap unexpected trading volume.
Many methods can be used to detect market reactions as a respons to a financial statement announcement One of those is to observe market behaviour as proxied by unexpected trading volume in the earning announcements periods. That unexpected trading volume has a close relationship with availibility predisclosure information that have already known before earning announcements : company size. Decomposition of earning will produce new information that is useful for investors and many other users. If earning was decomposed into operating cash flow and accrual adjustment, new information will produce different market reactions to each - earning components. This study investigates whether operating cash flow and accrual adjusment information have a significant influence on unexpected trading volume with regard to company size. The result first show a significant negative correlation between company size and unexpected trading volume in 1995 and 1996 , but not in 1997. The result also show that if we use market value of company at the beginning year as a deflator, we can not find significant influence .from operating cash flow, accrual adjustment and company size to unexpected trading volume. But if we use prior operating cash flow/accrual adjusments as deflator, we find significant influence .from operating cash flow and accrual adjus1ment to unexpected trading volume in 1997 and pooled data In 1996 we find significant influence .from accrual adjustment and company size to unexpected trading volume, but in 1995 we find no significant influence from operating cash flow, accrual adjustment and company size to time expected trading volume.
Kata Kunci : Unexpected trading volume, Operating cash flow, accrual adjustment,Arus Kas Operasi, Penyesuaian Akrual