Laporkan Masalah

Analisis Kinerja Perusahaan Sebelum dan Sesudah Penawaran Umum Perdana

Hartini, Susana Luwi. (Adv.: Dr. Mas'ud Machfoedz , MBA), Dr. Mas'ud Machfoedz , MBA

2015 | Tesis | S2 Accounting

Penawaran Umum Perdana (IPO) diharapkan akan menyebabkan membaiknya prospek perusahaan yang mungkin terjadi karena ekspansi yang akan dilakukan. Harapan investor akan kinerja perusahaan yang lebih baik sesudah IPO juga diperkuat oleh tingginya kinerja perusahaan sebelum IPO. Namun studi sebelumnya mencatat adanya penurunan kinerja perusahaan beberapa tahun sesudah IPO.

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai perubahan kinerja perusahaan sesudah melakukan penawaran umum perdana, baik untuk keseluruhan sektor industri, setiap sektor industri, dan tingkat underpricing. Saham-saham TO yang underpriced yang diduga akan memberikan kinerja yang lebih baik juga diteliti, dengan menguji hubungan antara kinerja perusahaan dengan tingkat underpricing.

Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan kinerja yang signifikan pada perusahaan-perusahaan TO sampai dua tahun sesudah TO. Kinerja perusahaan IPO adalah berbeda secara signifikan untuk setiap sektor industri berdasarkan kinerja sebelum TO, tetapi perubahan kinerjanya adalah tidak signifikan. Tidak terdapat perbedaan kinerja yang signifikan antara perusahaan IPO dengan tingkat underpricing tinggi dan perusahaan TO dengan tingkat underpricing rendah. Tidak terdapatnya hubungan yang signifikan antara kinerja perusahaan dengan underpricing menunjukkan bahwa perusahaan yang underpriced tidaklah memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan perusahaan yang tidak underpriced.

Initial Public Offerings (IPO) is expected will cause a better prospect of IPO firm that may happen because expansion that will have done. The investor expectation on the better performance of IPO firm subsequent to the IPO also is strenght by the high pre IPO performance may lead investor to develop optimistic assesment of earning growth for the IPO firm.

This research investigates the change in performance of firm as they make the transition from private to public ownership through IPO. The change of performance is also measured by industrial sector and the level of underpricing. Signalling models of underpricing predict that IPO firm that underprice should exhibit superior performance, is investigated by testing corelation between underpricing and performance of IPO firm.

The research finding showed a significant decline in performance subsequent to the IPO. Additionally, there are significant differences between performance of TO firm by industrial sector based on pre IPO performance, but there are no significant differences in performance's change of IPO firm on each industrial sector. Further, there are no significant differences in performance bet¬ween the low and high underpricing groups of IPO firm. Corelation analysis also indicated no relation between post TO performance and underpricing. Its concluse that TO firm that underprice should not exhibit superior performance in comparison to those that do not

Kata Kunci : Penawaran Umum Perdana, Kinerja Perusahaan, IPO


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.