ANTESEDEN DAN KONSEKUENSI BURNOUT
Hartati, Christiana Sri, Dr. Bambang Riyanto LS., M.B.A.
2007 | Tesis | S2 AccountingStudi tentang hubungan antara anteseden, burnout dan konsekuensinya telah menarik banyak peneliti. Namun, hasil penelitian masih menunjukkan hasil yang tidak konsisten. Penelitian ini memberikan model integratif hubungan antara anteseden burnout dan konsekuensi yang ditimbulkan. Faktor sosial sangat berhubungan dengan interaksi grup atau individu dalam perusahaan. Perilaku karyawan seringkali juga dipengaruhi oleh faktor-faktor psikologis. Persepsi individu terhadap pekerjaan terbentuk karena interaksi individu dalam suatu kelompok untuk membuat keputusan bersama. Di satu sisi karyawan ingin mencapai tujuan dan memaksimumkan kepuasan dan berusaha bekerja sesuai dengan yang menjadi tujuan organisasi, tapi disisi lain merasa bahwa apa yang diterima dari perusahaan belum sesuai dengan yang diharapkan. Fenomena seperti itu menyebabkan karyawan merasa khawatir, stress, jenuh dan kurang dihargai dalam kaitannya dengan pekerjaan selanjutnya. Kondisi seperti ini akan berdampak pada timbulnya perilaku dysfungsional atau meningkatnya tingkat perputaran karyawan (Friesen et al., 1988). Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh burnout, anteseden burnout yaitu role conflict, role ambiguity dan role overload serta konsekuensi yang ditimbulkan yaitu job satisfaction, performance dan turnover intention. penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil kebijakan manajemen di kantor akuntan publik khususnya untuk mengantisipasi adanya pengaruh burnout dan faktor-faktor yang mempengaruhinya terhadap job outcomes yang bersifat dysfunctional dan cenderung merugikan. Responden yang berpartisipasi dalam penelitian ini adalah karyawan tetap yang bekerja sebagai auditor di kantor akuntan publik besar di Jakarta yang terdaftar pada Directory Ikatan Akuntan Indonesia. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survei dengan data yang dikumpulkan secara purposive. Kuestioner yang terkirim sebanyak 350 tetapi yang dapat dianalisis sebanyak 148 dari 159 yang kembali. Metode analisis menggunakan persamaan structural dari program Analysis of Moment Structures (AMOS). Hasilnya mengindikasikan bahwa anteseden berpengaruh terhadap burnout dan burnout mempengaruhi terhadap job outcomes walaupun tidak secara keseluruhan. Selain itu diperoleh bukti bahwa job outcomes tidak dipengaruhi secara langsung oleh anteseden burnout Kata kunci: Anteseden Burnout, Konsekuensi Burnout, Burnout, Staf Auditor Independen
Kata Kunci : Anteseden Burnout, Konsekuensi Burnout, Burnout, Staf Auditor Independen