Laporkan Masalah

Validitas Zerg Beta CAPM: Studi Kasus di Bursa Efek Jakarta

Hartanto, Agung (Prof. Dr. E. Tandelilin, MBA), Prof. Dr. E. Tandelilin, MBA

2007 | Skripsi | S1 Management

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menguji validitas Zero Beta CAPM dengan data empiris periode waktu tahun 2001-2005 di Bursa Efek Jakarta. Karena jurnlah penelitian yang khusus menguji validitas zero beta CAPM sangat terbatas (pada umumnya uji validitas yang dilakukan adalah menguji standard CAPM), maka penelitian ini diharapkan dapat menjelaskan bagaimana pengujian zero beta CAPM.

Zero beta CAPM merupakan model teori keuangan yang diharapkan dapat menjelaskan hubungan risiko sistematis (beta) dengan return. Dalam teori keuangan risiko dan return berhubungan positif yang artinya semakin besar risiko suatu sekuritas maka semakin besar pula kompensasi atas risiko yang ditangung (return). Persamaan zero beta CAP M tidak dikenali adanya return bebas risiko (Rr) seperti pada persamaan standard CAPM, tetapi diidentiftkasi E(Rz), Kesempatan investasi yang mempunyai beta = 0 (zero beta investment) merupakan kesempatan investasi yang menawarkan E(Rz). Rz tidak covary dengan Rm dan Rz mempunyai variance yang minimum. Karena Rz tidaklah risk free. maka E(Rz) > Ri. Perbedaan mendasar pada zero beta CAPM adalah terletak pada slope SML(Security Market line )-nya. Slope SML zero beta CAPM lebih flat (landai) daripada slope standard CAPM.

Pengujian validitas zero beta CAPM pada penelitian ini dilakukan menggunakan model pengujian hipotesis CAPM yang dikembangkan oleh Black, Jensen, dan Scholes (1972). Dalam penelitian ini digunakan two-pass regression, yaitu lime-series regression (first pass) untuk mengestimasi risiko sistematis (beta) dan menggunakan cross-sectional regression (second pass) untuk menguji hipotesis-hipotesis dari zero beta CAPU

Berdasarkan hasil pengujian pada penelitian ini, secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa dengan sampel yang digunakan dalam penelitian ini tidak cukup bukti untuk mendukung model Zero Beta CAP M dalam menjelaskan fenomena return di Bursa Efek Jakarta. Atau dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini belum cukup bukti untuk mendukung validitas model zero beta CAPM di pasar modal Indonesia.

Kata Kunci : Investasi, Portfolio, pasar modal, Zebra beta CAPM


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.