HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASIONAL TENAGA PERAWAT BAGIAN RAWAT INAP PADA RUMAH SAKIT DI YOGYAKARTA
Harli Trisdiono (Pembimbing: Drs. Gugup Kismono, MBA.), Drs. Gugup Kismono, MBA.
1998 | Skripsi | S1 Extention - Management
Hubungan antara Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasional Tenaga Perawat Bagian Rawat Inap pada Rumah Sakit di Yogyakarta diteliti dengan menggunakan metode Minnesota Satisfaction Questionnaire untuk kepuasan kerja, dan Organizational Commitment Questionnaire untuk komitmen organisasional. Penskalaan menggunakan metode skala Likert 5 skala. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi-korelasi, uji statistik "t", metode koefisien korelasi product moment, uji statistik "F", dan uji statistik "Z".
Responden sebanyak 140 orang dengan rincian 46 orang dari RSUP Dr. Sardjito, 20 orang dari RSUD Kodya Yogyakarta, 20 orang dari RSU Panti Rapih, 30 orang dari RSU Bethesda, dan 24 orang dari RSU PKU Muhammadiyah.
Sebanyak 86 orang atau 61% kepuasan kerja berada pada tingkat sedang, dan 54 orang atau 39% pada tingkat kepuasan tinggi. Sebanyak 118 orang atau 84% berada pada tingkat komitmen organisasional sedang, 21 orang atau 15% pada tingkat tinggi, clan I orang atau 1% pada tingkat rendah.
Persamaan regresi linier yang didapat yaitu Y = 20,45 + 0,47 X, dengar. nilai t hitung sebesar 9,99, dan nilai karelasi sebesar 0,65.
Kepuasan kerja tidak dibedakan oleh status perkawinan (nilai Z = 0,97), umur (nilai F = 2,39) dan status rumah sakit (nilai Z = 0,29), akan tetapi dibedakan oleh jenis kelamin (nilai Z = -0,28). Komitmen organisasional tidak dibedakan oleh jenis kelamin (nilai Z = -1.36), status perkawinan (nilai Z = 1,00) dan status rumah sakit (Z = 0,01), akan tetapi dibedakan oleh umur (nilai F = 3,37) dan kepuasan kerja (nilai Z = -6,37)
Kata Kunci : kepuasan kerja, komitmen orgaisasional, tenaga perawat, rumah sakit DIY