Laporkan Masalah

Pengaruh desentralisasi fiskal terhadap pendapatan asli daerah dan belanja publik pada kabupaten/kota di pulau Sumatera pada tahun 2005-2007

HARIN, HANI , Dr. Indra Bastian, MBA

2009 | Skripsi | S1 Extention - Accounting

Desentralisasi fiskal di Indonesia merupakan salah satu wujud pelimpahan kewenangan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah yang biasa disebut dengan istilah otonomi daerah. Pelaksanaan desentralisasi fiskal diharapkan dapat meningkatkan kemandirian daerah baik dalam bidang pengeluaran maupun penerimaan. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar tingkat pengaruh komponen-komponen desentralisasi fiskal terhadap pedapatan asli daerah dan belanja publik. Komponen desentralisasi fiskal yang digunakan dalam penelitian ini adalah dana perimbangan, pinjaman daerah dan pendapatan lain-lain yang sah.

Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa Laporan Realisasi Anggaran Pengeluaran dan Belanja Daerah (APBD) pendapatan asli daerah, belanja publik, dana perimbangan, pinjaman daerah, dan pendapatan lain-lain yang sah dari kabupaten/kota yang berada dipulau Sumatra. Hasil dari penelitian ini terdapat pengaruh positif pelaksanaan desentralisasi fiscal terhadap peningkatan pendapatan asli daerah dan peningkatan belanja publik.

Kata Kunci : desentralisasi fiskal, pendapatan asli daerah, belanja publik.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.