Laporkan Masalah

Analisis Pengaruh January Effect Terhadap Return Saham Pada Bursa EFK Jakarta

HARI MUHARDANI NASUTION (Pembimbing: Dr. E. Tandelilin, MBA.), Dr. E. Tandelilin, MBA.

2015 | Skripsi | S1 Extention - Management

ABSTRAK

Fenomena Januari (The January Effect) pertama kali di utarakan oleh Wachel pada tahun 1942, dan dilakukan penelitian ulang oleh Rozeff dan Kinney pada tahun 1976. Kedua penelitian tersebut menyatakan bahwa teardapat suatu fenomena di bulan Januari, dimana return saham perusahaan mengalami kenaikan yang cukup signifikan terutama pada saham-saham perusahaan berskala kecil. Penelitian tentang keberadaan January Effect serta pengaruhnya terhadap return saham pernah dilakukan di Indonesia pada periode 1994-1997, hasil penelitian tersebut menyatakan terjadi January Effect pada bulan Januari 1997 namun hasil penelitian tersebut belum dapat menyatakan secara keseluruhan adanya pengaruh January Effect terhadap saham di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan pembuktian secara empiris terhadap January Effect terhadap return saham di Indonesia. Pada penelitian ini dilakukan penambahan jumlah sampel perusahaan dengan kurun waktu yang lebih lama yaitu 10 tahun data (1991-2000). Data yang dipergunakan dalam penelitian ini

adalah data harian di bulan Januari dan bulan Desember. Penggunaan bulan Desember sebagai pembanding dikarenakan teijadinya perbedaan return saham yang terbesar adalah antara bulan Januari dan bulan Desember tahun sebelumnya. Metodelogi yang digunakan untuk menguji January Effect adalah uji statistic beda dua rata-rata antara return saham buklan Januari dengan return saham bulan

Desember tahun sebelumnya. Untuk menguji adanya pengaruh ukuran perusahaan (berdasarkan Market capitalization) terhadap return saham pada bulan Januari digunakan analisis uji beda dua rata-rata kelompok saham. Saham-saham perusahaan dikelompokkan menjadi dua yaitu 30 perusahaan terbesar dan 30 perusahaan terkecil. Hasil dari penelitian yang dilakukan ini menberikan bukti empiris adanya indikasi pengaruh January Effect terhadap return saham di Bursa Efek Jakarta dengan persentase kejadian sebesar 55,55% dari seluruh periode tahun yang di teliti. Hasil pengujian adanya pengaruh ukuran perusahaan terhadap return- saham membuktikan bahwa pada Januari 1997 dan • Januari 2000 terdapat pengaruh• • perusahaan terhadap return saham pada bulan januari. Dengan persentase teijadinya Size Effect sebesar 40% maka belum dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh ukuran perusahaan terhadap return saham untuk periode tahun secara keseluruhan.

Key Words: January Effect, Size Effect, Stock Return, Market Capitalization

Kata Kunci : Konsep Pasar Modal yang Efisien, Bentuk-bentuk Pasar Modal yang Efisien, Anomali Pasar


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.