Pengujian price momentum dan trading volume di BEJ periode 2002 - 2005
Handayani, Tri, Kusdhianto Setiawan,SE.,Siv.Oek
2006 | Skripsi | S1 Management
Konsep efisiensi pasar meyakini bahwa investor tidak dapat menggunakan informasi data pasar dan penilaian fundamental saham untuk memperoleh return abnormal. Berbagai penelitian menemukan terdapat berbagai fenomena yang membuktikan bahwa pasar modal tidak selalu efisien. Salah satunya yaitu fenomena price momentum. Price momentum yaitu kecenderungan bahwa saham¬saham winner dan loser pada periode sebelumnya akan mengalami return continuation pada periode selanjutnya. Strategi yang dapat dilakukan yaitu membeli saham-saham winner dan menjual saham-saham loser. sehingga diperoleh return abnormal. Penelitian ini menginvestigasi eksistensi fenomena price momentum pada pasar modal Indonesia. Selain itu dilakukan pengujian perbedaan reaksi investor dan profitabilitas berbagai strategi momentum baik berdasarkan past return. dan past return dan trading volume.
Pengujian adanya fenomena price momentum dilakukan dengan uji paired samples t-test. Sedangkan untuk menguji perbedaan reaksi investor dan portfolio mana yang lebih baik pada berbagai portfolio yang dibentuk berdasarkan past return. dan past return dan trading volume dilakukan pengujian independent samples t-test dan wilcoxon sign ranked test.
Hasil menunjukkan bahwa tidak terjadi fenomena price momentum pada portfolio winner dan loser yang dibentuk baik berdasarkan past return. dan past return dan trading volume. Bukti-bukti yang ada lebih mengacu pada overreaction. karena terjadi price reversal. Hasil ini konsisten dengan temuan DeBondt dan Thaler (1985 dan 1987). Tetapi pembalikan tidak seluruhnya signifikan pada portfolio yang dibentuk berdasarkan past return dan trading volume. dengan memasukkan faktor trading volume dapat menjadi indikator kuat lemahnya pembalikan return. Walaupun terjadi fenomena overreaction masih belum jelas apakah strategi kontrarian dapat diaplikasikan. Hal ini disebabkan karena perbedaan antara winner dan loser yang berf1uktuasi pada peri ode penelitian ini.
Kata Kunci : price momentum,overreactioan,trading volume