Analisis Respon Harga Saham Terhadap Pengumuman Laba Kuartal Interim dan Kuartal Keempat
HANDAYANI, RATIH, Jogiyanto HM., Dr., M.B.A.
Penelitian ini menguji perbedaan respon harga saham antar kuartal terhadap pengumuman laba. Penelitian ini berfokus pada apakah pengumuman laba kuartal keempat mempunyai kandungan informasi yang lebih banyak atau lebih sedikit dibandingkan dengan kuartal interim. Seperti penelitian sebelumnya, penelitian ini menyediakan informasi mengenai regresi dari unexpected return periode pengumuman pada ukuran unexpected earnings.
Peneliti melakukan pengujian dengan tiga ukuran unexpected earnings yang berbeda; ekspektasi earnings didasarkan pada seasonal random walk, random walk dengan pertumbuhan dan trend disesuaikan pasar. Dengan menggunakan 45 perusahaan dan 720 laba kuartalan dengan Weighted Least Square, penelitian ini memberikan bukti bahwa harga saham mempunyai respon yang kecil terhadap pengumuman laba kuartal keempat dibandingkan dengan pengumuman interim.
Pengumuman laba kuartal keempat dikarakteristikan dengan koefisien respon laba (ERC) yang labih kecil (Mandenhall dan Nichols, 1988; dan Salamon dan Stober, 1994) dan kekuatan penjelas yang lebih kecil dari unexpected earnings dibandingkan dengan pengumuman kuartal sebelumnya (Hagerman, Zmijewski dan Shah,1984) karena kemampuan prediksi yang lebih rendah terhadap laba kuartal keempat (Collins, Hopwood and McKeown, 1984).
Temuan ini menyatakan bahwa laba kuartal keempat kurang berguna bagi investor dibandingkan dengan laba kuartal interim. Dua penjelasan dari penelitian sebelumnya adalah adanya kebijaksanaan akhir tahun fiskal dari manejemen laba atau fenomena yang ditetapkan pada kuartal keempat yang dijelaskan oleh CoIl ins, Hopwood dan McKeown (1984). Sebagai tambahan, kesalahan pengukuran pada ekspektasi laba mungkin lebih besar pada kuartal keempat dibandingkan pada kuartal interim (Salamon dan Stober, 1994).
This research examines cross-quarter differences in the response of stock prices to earnings announcements. The research focuses on whether fourth quarter earnings announcements contain more or less information than those of interim quarters. Like many prior studies, this paper provides information about regressions of unexpected announcement period returns on measure of unexpected earnings.
It conducted with three different measures of unexpected earnings; earnings expectations are based on seasonal random walk, random walk with trend and market-adjusted trend. Using 45 firms and 720 quarterly earnings for period 1996 through 1999 with Weighted Least Square, this paper present evidence that stock prices respond less to fourth quarter earnings announcements than to interim announcements.
Fourth quarter announcements are characterized by a smaller ERC (Mandenhall and Nichols, 1988; Salamon and Stober, 1994 and Lee and Park, 2000) and a lower explanatory power of unexpected earnings than earlier quarter announcements (Hagerman, Zmijewski and Shah, 1984) because of lower predictability of fourth quarter earnings (CoIl ins, Hopwood and McKeown, 1984).
This result suggests that fourth quarter earnings are less persistent and less useful to investors than interim quarter earnings. Two explanations from previous studies are the existence of fiscal year-end discretionary accruals from earnings management or the phenomenon of fourth quarter settling up described by Collins, Hopwood and McKeown (1984). In addition, measurement error in earning expectations may be larger in fourth quarters than in interim quarters (Salamon and Stober, 1994).
Kata Kunci : koefisien respon laba, unexpected earnings, unexpected return, firm size, laporan keuangan interim, Earning Response Coefficient, Unexpected Earnings, Unexpected Return, Firm Size, Interim Financial Reporting