PENGARUH KEBIJAKAN PENDANAAN DAN KEBIJAKAN DIVIDEN TERHADAP SET KESEMPATAN INVESTASI PADA PERUSAHAAN PUBLIK DI BURSA EFEK JAKARTA
Habiby, Moh. (Adv.Prof. Dr. Eduardus Tandelilin, MBA.), Prof. Dr. Eduardus Tandelilin, MBA.
Bertumbuhnya suatu perusahaan merupakan harapan bagi pihak-pihak yang terkait dengan perusahaan. Baik itu pihak internal, yaitu manajemen perusahaan, maupun pihak eksternal, yaitu investor. Pihak manajemen perusahaan berharap tingkat pertumbuhan perusahaan dapat memberikan sinyal positif bagi investor seperti adanya suatu kesempatan investasi pada perusahaan tersebut. Sedangkan,
pihak investor berharap dengan adanya pertumbuhan pada perusahaan dapat dijadikan sinyal positif untuk berinvestasi dengan harapan untuk mendapatkan return yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebijakan pendanaan dan kebijakan dividen terhadap set kesempatan investasi pada perusahaan publik di Bursa Efek Jakarta, dengan periode pengamatan dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2005. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta periode 2003-2005. Dan sample dengan metode purposive sampling didapatkan 22 emiten yang memenuhi kriteria-kriteria yang ditetapkan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode regresi Tinier berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variable independen (market debt to
equity, dan dividend yield) terhadap variabel dependen (set kesempatan investasi). Variabel set kesempatan investasi diukur dengan menggunakan proksi market to
book value of asset (MVABVA), market to book value of equity (MVEBVE), price to earning ratio (PER), dan capital expenditure to book value of asset (CAPBVA). Analisis regresi dilakukan terhadap rasio individual proxi set
kesempatan investasi dan komposit proksi set kesempatan investasi. Hasil regresi memperlihatkan bahwa market debt to equity dan dividend yield berpengaruh negatif dan signifikan terhadap MVABVA, MVEBVE, PER, dan komposit proksi set kesempatan investasi pada level 1%. Sedangkan market debt to equity dan dividend yield tidak berpengaruh signifikan terhadap CAPBVA.
Kata Kunci : kebijakan pendanaan, dividen, investasi, perusahaan, publik, Bursa Efek Jakarta