Laporkan Masalah

Evaluasi Model Belanja Bimbingan Teknis dan Pelatihan Kabupaten Sleman Tahun 2011

GUMILANG, FAHMI RANGGA (Adv.: Wihana Kirana Jaya, Prof., M.Soc.Sc., Ph.D.), Wihana Kirana Jaya, Prof., M.Soc.Sc., Ph.D.

2012 | Skripsi | S1 Economics

Penelitian ini membahas penyusunan analisis standar belanja dengan mengambil kasus pada kegiatan bimbingan teknis dan pelatihan terhadap kewajaran anggaran di pemerintah Kabupaten Sleman. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan model analisis standar belanja, menghitung dan menganalisis kebutuhan anggaran yang memenuhi kewajaran, sehingga dapat diketahui apakah anggaran yang dimaksud mengalami overfiancing atau underfinancing.

Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu Dokumen Pelaksanaan Anggaran-Satuan Kerja Perangkat daerah (DPA-SKPD) Pemerintah kabupaten Sleman tahun Anggaran 2011. Data sekunder diolah menggunakan analisis ordinary least square dengan asumsi klasik.

Hasil penelitian diperoleh model ASB berupa formula untuk menghitung kebutuhan belanja total yang didapatkan dari penjumlahan belanja tetap dengan belanja variabel dikalikan dengan pengendali belanja berupa jumlah orang/ peserta dan jumlah hari. Dari 17 kegiatan bimbingan teknis dan pelatihan yang masuk katagori underfinancing sebanyak 5 kegiatan, sedangkan 12 kegiatan lainnya masuk katagori overfinancing.

This study discusses the preparation of the standard analysis of expenditure by taking the case on technical assistance and training activities on the fairness of the government budget in Sleman. This study aims to determine the standard analytical model of expenditure, calculate and analyze the budget that meets the needs of fairness, so that can know whether the budget is experiencing overfiancing or underfinancing.


The data used are secondary data that document the budget-regional work units (DPA SKPD) Sleman district government in Budget 2011. Secondary data was processed using ordinary least squares analysis assuming a classic. ASB model results obtained in the form of a formula to calculate the total expenditure needs are obtained from the sum of fixed expenditure to variable expendituremultiplied by controlling spending in the form of the number of people / participants and the number of days. Of the 17 technical assistance and training activities that enter the category ofunderfinancing by 5 activities, while 12 other activities into categories overfinancing.

Kata Kunci : analysis of expenditure standard, the reasonableness of the budget, overfinancing, underfinancing, analisis standar belanja, kewajaran anggaran, overfinancing,underfinancing


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.