Analisis ketimpangan distribusi pendapatan: propinsi DI Yogyakarta 1986 - 2006
Gotami, Arsi, Drs. Ari Sudarman, M.Ec.
2008 | Skripsi | S1 EconomicsPenelitian ini membahas mengenai ketimpangan distribusi pendapatan di Propinsi D. I. Yogyakata selama kurun waktu 21 tahun serta kurva U-terbaik dari Hipotesis Kuznets. Alat analisis yang digunakan adalah Indeks Entropy Theil berbasis pendapatan (T) dan penduduk (L), yang bisa didekomposisikan menjadi dua komponen, yaitu komponen dalam kawasan dan komponen antar kawasan dan sebagai pembandingnya, digunakan Indeks Williamson. Indeks ketimpangan cenderung meningkat dari awal penelitian, namun mengalami penurunan pada waktu terjadi krisis 1998 menjadi 0,0276. Dari hasil dekomposisi ditemukan bahwa lebih dari 50 persen ketimpangan yang terjadi merupakan sumbangan dari komponen dalam kawasan. Indeks Williamson memberikan hasil yang tidak jauh berbeda, dengan ketimpangan tertinggi terjadi pada tahun 2001 sebesar 0,4397. Penelitian ini menemukan bahwa hubungan antara Indeks Williamson dengan beberapa variabel independen masih merupakan satu fase saja dari kurva U-terbalik Kuznets.
This research delivers discussion about income distribution inequality in Yogyakarta Special Region for 21 years and Kuznets' Hypothesis about inverted-U curve. To analyze this inequality, this research uses Index Entropy Theil based on income and population which can be decomposed into between and within region component, and also Index Williamson for comparison. Inequality index tends to increase at the beginning period but decrease to 0.0276 when crisis strikes at 1998. The decomposed index shows that more than 50 percent of total inequality comes from within component. Index Williamson gives similar result with highest inequality occurs at 2001, 0.4397. Here we find that relation between Index Williamson and some independent variables is only one phase of Kuznets U-inverted curve.
Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi, Indeks Entropy Theil, Indeks Williamson, Hipotesis Kuznets.