Dampak Guncangan Harga Minyak Pada Perekonomian Indonesia Periode 200:1-2013:12
FRISTIADITA, NOVI (Adv.: Muhammad Edhie Purnawan, Dr., MA), Muhammad Edhie Purnawan, Dr., MA
Ketergantungan Indonesia akan minyak mentah dunia menjadi latar belakang bagi para pelaku ekonomi untuk menyoroti harga minyak mentah dunia yang selalu berfluktuasi. Salah satu penyebab fluktuasi harga minyak mentah dunia adalah situasi geopolitik negara-negara pengekspor minyak. Berdasarkan penelitian terdahulu, guncangan harga minyak merupakan ancaman bagi negara-negara pengimpor minyak seperti Indonesia. Apabila terjadi kenaikan harga minyak maka menurut teori ekonomi yang ada, hal tersebut akan membawa dampak negatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak guncangan harga minyak terhadap produk domestik bruto, kurs, impor minyak, indeks harga konsumen dan jumlah uang beredar. Dampak guncangan harga minyak terhadap perekonomian Indonesia dianalisis menggunakan metode VAR.
Hasil pengujian VAR menunjukkan tidak adanya kointegrasi antar variabel penelitian. Guncangan harga minyak berpengaruh positif terhadap produk domestik bruto dan jumlah uang beredar. Tetapi berpengaruh negatif terhadap kurs, impor minyak dan indeks harga konsumen. Variabel yang paling dipengaruhi variasinya oleh harga minyak dunia adalah jumlah uang beredar, impor minyak dan indeks harga konsumen. Hasil penelitian ini menunjukkan kerentanan Indonesia terhadap guncangan harga minyak semakin menurun seiring dengan pemasukan dari sektor energi non minyak.
Indonesians dependency to world crude oil is one of the background for Indonesian economists to highlight that world crude oil price will always fluctuating. This phenomenon happened due to geopolitical situation among oil exporting countries members. Based on previous research, the oil price shock is a bad news to oil importing countries such as Indonesia. Increasing oil price will bear bad effect as written on macroeconomic theory. The aim of this study to analyze the impact of oil price shock on gross domestic product, exchange rate, oil import, consumer price index, money supply. VAR has been employed in this research.
The research explained no cointegration correlation among variables. Oil price shocks had positive effect on gross domestic product, and money supply. Otherwise, there is negative effect available on exchange rate, money supply and consumer price index. The mostly affected variables in their variation by oil price shocks are these 3, namely: money supply, oil import and consumer price index. The result of this research show Indonesian economy less vulnerable to oil price shocks along 12 years periode, due to non oil energy sector revenue.
Kata Kunci : Oil price shocks, gross domestic product, exchange rate, consumer price index, money supply, VAR, guncangan harga minyak, produk domestik bruto, kurs, impor minyak, indeks harga konsumen dan jumlah uang beredar.