Kajian Pengaruh Karakteristik Keuangan, Non Keuangan, dan Tata Kelola Perusahaan Publik Terhadap Tingkat Pengungkapan Lingkungan Berbasis Global Reporting Initiative (GRI) di Indonesia
FRENDY (Pembimbing: Indra Wijaya Kusuma, Prof., Dr., MBA.), Indra Wijaya Kusuma, Prof., Dr., MBA.
Penelitian ini mengangkat isu bahwa karakteristik keuangan, nonkeuangan dan tata kelola perusahaan publik dapat menjelaskan tingkat pengungkapan lingkungan perusahaan publik di Indonesia yang dilaporkan di laporan tahunan. Tingkat pengungkapan lingkungan diproksi dengan variabel Indeks Pengungkapan Lingkungan (IPL) yang didasarkan pada parameter protokol lingkungan yang terdapat pada rerangka kerja Global Reporting Initiative (GRI) G3. Variabel-variabel keuangan yang diuji adalah ukuran perusahaan, leverage keuangan, dan kinerja ekonomi (profitabilitas). Variabel-variabel nonkeuangan yang diuji adalah kompleksitas bisnis, tingkat operasi internasional, dan sensitifitas industri. Variabel-variabel tata kelola perusahaan publik yang diuji adalah struktur kepemilikan blok saham dan struktur dewan komisaris.
Sebanyak 35 perusahaan sampel selama tahun 2005-2008 dengan total 140 observasi dipergunakan sebagai sumber data penelitian. Dari hasil pengujian estimasi regresi berganda dengan model panel fixed effect, diperoleh kesimpulan variabel prediktor yang hubungannya signifikan dan positif dengan tingkat pengungkapan lingkungan adalah: ukuran perusahaan, kinerja ekonomi (profitabilitas), dan sensitifitas industri. Struktur dewan komisaris berhubungan positif dengan tingkat signifikansi moderat dengan tingkat pengungkapan lingkungan. Variabel leverage keuangan, kompleksitas bisnis, dan kepemilikan blok saham menunjukkan hubungan yang signifikan dan negatif dengan tingkat pengungkapan lingkungan. Variabel tingkat operasi internasional tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik dengan tingkat pengungkapan lingkungan pada penelitian ini.
This paper raised the issue that the internal characteristics of listed company in Indonesia: financial, non financial and corporate governance characteristics could explain the extent of voluntary environmental disclosure information provided in the annual report. Environmental disclosure information is measured by Environmental Disclosure Index (EDI) variable, which is based on the environment protocol of Global Reporting Initiative (GRI) G3 framework. Financial variables tested consist of the size of company, financial leverage, and economic performance (profitability). Non financial variables comprise of: business complexity, extent of international operation, and industry sensitivity. While corporate governance variables investigated in this research are: stock block ownership and structure of the board of commissioner.
This research collected samples of 35 companies for each period during the year 2005-2008 for a total of 140 observations. From the result of multiple regression estimation using fixed effect panel model, predictor variables which have statistically significant and positive association with the extent of environmental disclosure are: the size of company, economic performance, and industry sensitivity. The structure of the board of commissioner has positive and moderate significant relationship with the extent of environmental disclosure. Financial leverage, business complexity, and stock block ownership variables show negative and significant relationship with the extent of environmental disclosure in this research.
Kata Kunci : environmental disclosure, influence, global reporting initiative, annual report, period 2005-2008, financial, non financial, corporate governance, Indonesia, pengungkapan lingkungan, pengaruh, global reporting initiative, laporan tahunan, periode 2005-20