Laporkan Masalah

Analisis Pengaruh Rasio Keuangan dalam Memprediksi Kondisi Financial Distress Perusahaan Perbankan (Osiris, 2006-2008)

FITRI PIRALANASIH, Sumiyana, Drs., M.Si.

2010 | Skripsi | S1 Accounting

Informasi kebangkrutan merupakan informasi yang penting bagi berbagai pihak baik internal maupun eksternal perusahaan. Berbagai penelitian banyak dilakukan untuk meneliti variabel-variabel yang berguna untuk memperoleh informasi kebangkrutan tersebut, diantaranya dengan menggunakan rasio keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio keuangan terhadap prediksi kondisi financial distress perusahaan, sebelum terjadinya kebangkrutan. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah perusahaan perbankan dari empat negara ASEAN yang terdiri dari 14 perusahaan kategori financial distress dan 16 perusahaan kategori non-financial distress dengan tahun observasi 2006-2008. Metoda statistik menggunakan regresi logistik dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio keuangan SETA (book value of stockholder's equity/total asset), RETA (retained earnings/total asset), NCTL (net chargeoffs/total loans), ROE (return on stockholder's equity), dan CR (current ratio) berpengaruh signifikan untuk memprediksi kecenderungan perusahaan perbankan mengalami kondisi financial distress.

Bankruptcy information is essential information for internal or external parties in a firm. Many researches were designed to examine the bankruptcy information variables, such as financial ratios. The purpose of this research is to analyze the financial ratios that affect financial distress condition of a firm, before bankruptcy occurred. The sample of this research is banking firm from four ASEAN's big countries, which consist of 14 financial distress firms and 16 non-financial distress firms from 2006-2008. The statistic method is logistic regression with SPSS. The result show that SETA (book value of stockholder's equity/total asset), RETA (retained earnings/total asset), NCTL (net charge offs/total loans), ROE (return on stockholder's equity), and CR (current ratio) is a significant variable to determine the financial distress condition of firms.

Kata Kunci : financial ratio, financial distress, banking firm


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.