Laporkan Masalah

Pajak efektif dan abnormal return dalam kerangka analisis fundamental: studi empiris perusahaan publik di BEJ selama tahun 2001 sampai dengan 2004

Fitriana, Rizki ( Adv:Dr. Eko Suwardi, M.Sc ), Dr. Eko Suwardi, M.Sc

2006 | Skripsi | S1 Accounting

Analisis fundamental adalah salah salah satu praktik untuk mengidentifikasi nilai perusahaan sebenarnya ketika nilai tersebut berbeda dengan nilai pasar yang berlaku berdasar analisis data laporan keuangan saat ini dan periode yang lalu (Abarbanell dan bushee,1998).Analisis Fundamental merupakan fungsi dari gabungan beberapa variabel perusahaan untuk menghasilkan return yang diharapkan maupaun resiko yang mungkin timbul.(Jones,2001).Sebelumnya Ou dan Penmann(1989) menyatakan bahwa analisis data yang terdapat dalam laporan keuangan (analisis fundamental) diharapkan dapat memberikan informasi-informasi lainyang tidal dapat direfleksikan oleh harga saham.Mereka manyatakan bahwa harga saham bergerak perlahan-lahan menuju kea rah nilai-nilai fundamental.Beberapa variable tersebut merupakan sinyal-sinyal yang digunakan dalam proses analisis fundamental.

Beberapa penelitian terdahulu berhasil menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara sinyal-sinyal fundamental dengan return perusahaan (Lev dan Tiagarajan 1993:Aberbanell dan Bushee,1998) Beberapa sinyal fundamental tersebut antara lain inventory,account receivable,capital expenditure, gross margin, selling and administrative expenses,effective tax rate,earning quality,audit qualification,and labor force.Dalam Penelitian tersebut sinyal effective tax rate,earning mempunyai hubungan yang negative terhadap return perusahaan.Suryaningrum (2000) Chaeroni (2001) juga melakukan Penelitian tentang analisis fundamental dan memperoleh beberapa sinyal fundamental yang signifikan yaitu gross margin dan capital expenditure. Namun kedua penelitian tersebut tidak mendapatkan bukti mengenai keberadaan hubungan yang signifikan antara effective tax rate dengan Berdasarkan atas telaah literatur dan penelitian terdahulu, penelitian yang berjudul "Pajak Efektif dan Abnormal Return Dalam Kerangka Analisis Fundamental: Studi Empiris Perusabaan Publik di BEJ Selama Tabun 2001 Sampai Dengan 2004" ini dilakukan. Penelitian ini merupakan hasil replikasi dan pengembangan dari beberapa penelitian yang telah disebutkan di atas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji kemampuan dari pengungkapan pajak efektif, sebagai salah satu sinyal fundamental, pada laporan keuangan tahunan dalam menghasilkan informasi yang relevan guna memprediksi return perusahaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat dengan memberikan alternatif dalam analisis laporan keuangan melalui praktik analisis fundamental.

Hipotesis penelitian yang akan diuji adalah hipotesis null dan hipotesis alternatif. Hipotesis null menyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara sinyal pajak efektif dengan abnormal return perusahaan. Hipotesis alternatif menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara sinyal pajak efektif dengan abnormal return perusahaan.

Penelitian ini menggunakan sampel yang berupa perusahaan publik yang listing di BEJ selama tahun 2001 samapai dengan 2004. Pembatasan ini dilakukan dengan tujuan menyesuaikan dengan perubahan perundang-undangan perpajakan badan terbaru. Metode pengambilan sampel yang dilakukan adalah purposive random sampling. Adapun criteria yang digunakan adalah sebagai berikut: (1)perusahaan public yang listing di BEJ dari tahun 2001 hingga 2004 tanpa mengalami proses delisting kecuali perusahaan yang bergerak di bidang financial services dan properti; (2) perusahaan publik yang sahamnya aktif diperdagangkan; (3) perusahaan yang mempunyai EBIT yang positif; dan (4) perusahaan terse but menerbitkan laporan keuangan berturut-turut selama 2001 sampai dengan 2004. Proses pengambilan sampel menghasilkan 27 perusahaan meliputi empat tahun pengamatan.

Variabel dependen adalah return abnormal. Berdasarkan asumsi bahwa pengguna laporan keuangan menerima informasi pada laporan keuangan pada saat laporan keuangan tersebut dipublikasikan, maka abnormal return yang digunakan adalah abnormal return di sekitar tanggal publikasi laporan keuangan. Variabel independen yang digunakan adalah pajak efektif, laba kotor dan laba per lembar saham. Variabel independen tersebut dihitung dengan dasar per lembar saham.

Pengujian hipotesis dan analisis statistik dilakukan dengan menggunakan anal is is regresi berganda. Pad a proses pembentukan fungsi regresi, peneliti melakukan pengelompokan sampel berdasarkan atas rata-rata pajak efektif selama tahun pengematan. Oleh karena itu diperoleh dua kelompok sampel yaitu kelompok perusahaan dengan rata-rata pajak efektif negatif dan rata-rata pajak efektif yang positif. Pada kelompok perusahaan dengan rata-rata pajak efektif negatif terbentuk persamaan regresi sebagai berikut:

CARi,t = -0,011 + 0,049 GMt + 0,00004413 EPSt + 0 ET t

Persamaan regresi ini memenuhi semua uji asumsi klasik. Pada pengujian hipotesis ternyata variabel independen tersebut tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap return perusahaan, baik secara simultan maupun individual. Sedangkan pada kelompok perusahaan dengan rata-rata pajak efektif posit if diperoleh persamaan regresi sebagai berikut:

CARi,t = 0,006 - 0,029 GMt - 0,0000208 EPSt + 0 ET t

Pengujian hipotesis pada kelompok sarnpel ini pun menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara sinyal fundamental dengan return perusahaan. Persamaan regresi yang terbentuk memenuhi uji asumsi klasik untuk uji normalitas, multikolonieritas dan heterokedastisitas.

Berdasar atas hasil analisis regresi berganda, penelitian menerima hipotesis null yang diajukan yang menyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara pajak efektif dengan return perusahaan baik pad a kelompok perusahaan dengan rata-rata pajak efektif yang negatif maupun kelompok perusahaan dengan rata-rata pajak efektif yang positif. Oleh karena itu dapat diambil kesimpulan untuk menjawab perumusan masalah penelitian bahwa publikasi informasi mengenai pajak efektif pada laporan keuangan tahunan tidak memberikan pengaruh dalam penentuan return yang akan didapat sebagai reaksi atas dipublikasikannya laporan keuangan tahunan. Beberapa saran yang dapat dilakukan untuk pengembangan penelitian selanjutnya adalah sebagai berikut: (1) penggunaan alternatif penghitungan return saham perusahaan misalnya dengan menggunakan return pada akhir tahun saja; (2) pendefinisian variabel perusahaan sebagai sinyal fundamental yang lebih luas sehingga dapat mencakup semua jenis industri; dan (3) penggunaan pendekatan top¬down dalam analisis fundamental.

-

Kata Kunci : pajak efektif,nilai perusahaan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.